Jakarta, infojurnalis.com – Sterilisasi ketat dilakukan personel Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Jaya 2026 untuk memastikan keamanan masyarakat selama arus balik mudik Lebaran.
Sterilisasi Stasiun Gambir difokuskan pada patroli dan pengecekan di area kedatangan, keberangkatan, serta titik-titik strategis di sekitar stasiun. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah tingginya mobilitas penumpang.
Arus balik di Stasiun Gambir terpantau padat. Berdasarkan data di lapangan, jumlah kedatangan mencapai 50.001 penumpang, sementara keberangkatan tercatat 48.019 penumpang pada pagi hari. Tingginya angka tersebut menunjukkan lonjakan aktivitas masyarakat yang kembali dari kampung halaman.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa pengamanan di pusat transportasi menjadi prioritas dalam Operasi Ketupat Jaya 2026. Ia menyebut patroli dan pengecekan dilakukan secara berkala, terutama di lokasi dengan mobilitas tinggi seperti stasiun kereta api.
Menurutnya, kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dengan pengawasan intensif, situasi diharapkan tetap terkendali selama periode arus balik.
Hingga kegiatan berakhir, kondisi di kawasan Stasiun Gambir dilaporkan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan yang menonjol selama proses sterilisasi berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjaga barang bawaan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Jika menemukan hal mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas terdekat.
Untuk kebutuhan darurat, masyarakat juga dapat menghubungi layanan kepolisian melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam. (Red/Rel).
Sumber: Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri.


