Jakarta, Infojurnalis.com – Gerakan Pangan Murah yang digelar Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendapat sambutan antusias dari masyarakat di GOR Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (06/06/2026). Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Gerakan Pangan Murah turut dihadiri Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, Lurah Kalisari Siti Nurhasanah, pelaku usaha pangan, serta sejumlah mitra pangan yang mendukung program stabilisasi harga dan pasokan pangan nasional.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat tanpa mengabaikan kesejahteraan petani dan pelaku usaha.
Menurutnya, tujuan utama Gerakan Pangan Murah bukan hanya menghadirkan harga yang murah, tetapi juga menjaga keseimbangan agar petani memperoleh keuntungan yang layak, pedagang tetap mendapatkan keuntungan, dan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Maino menjelaskan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi.
Selain itu, Badan Pangan Nasional juga terus menjalankan program bantuan pangan kepada masyarakat. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan penyaluran bantuan kepada sekitar 33 juta rumah tangga di seluruh Indonesia melalui bantuan beras dan minyak goreng yang hingga kini masih terus berjalan, termasuk di DKI Jakarta.
Menurut Maino, Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap mudah dijangkau.
Sementara itu, Achmad Azran atau yang akrab disapa Bang Azran menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi hal penting dalam membantu warga menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Bang Azran mengatakan program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendorong peningkatan aktivitas belanja masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bang Azran terlihat berkeliling meninjau seluruh stan yang tersedia. Ia menyapa pedagang dan warga secara langsung, berdialog dengan masyarakat, serta mendengarkan berbagai masukan terkait kebutuhan pangan sehari-hari.
Kehadiran pria asli Betawi itu mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak masyarakat yang antusias mengajak berfoto dan berbincang langsung dengannya.
Dari hasil peninjauan di lapangan, Bang Azran menilai harga produk yang dijual memang berada di bawah rata-rata harga pasar dengan kualitas yang tetap terjaga. Ia juga mengapresiasi kemasan produk serta kesegaran bahan pangan yang tersedia.
Bahkan, Bang Azran mengaku tertarik dengan sejumlah produk yang dipasarkan, termasuk stroberi segar yang menurutnya menunjukkan kualitas pangan yang baik dan layak dikonsumsi masyarakat.
Bang Azran juga mengapresiasi keterlibatan sejumlah BUMD pangan seperti Food Station dan Dharma Jaya yang turut menyediakan berbagai produk pangan berkualitas, termasuk daging segar dengan harga yang terjangkau.
Menurutnya, kolaborasi antara Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, BUMD pangan, dan berbagai pihak lainnya perlu terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Bang Azran menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program Badan Pangan Nasional yang bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi antara Badan Pangan Nasional dan DPD RI, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Jakarta sehingga mampu menjadi solusi nyata dalam menjaga keterjangkauan pangan, memperkuat daya beli masyarakat, dan mendukung stabilitas ekonomi nasional. (Red/Rel).
Sumber: Biro Pers dan Informasi Bang Azran.


