Jakarta, Infojurnalis.com – Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident untuk Republik Indonesia dalam upacara resmi yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Penerimaan surat kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan berbagai negara sahabat sekaligus menandai dimulainya masa tugas para duta besar di Indonesia.
Presiden Prabowo menerima langsung surat kepercayaan dari sembilan duta besar yang mewakili negara masing-masing. Mereka terdiri atas Manuel Estuardo Roldan Barillas dari Republik Guatemala, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari dari Negara Qatar, Abdirashid Salat Abdille dari Republik Kenya, Ratu Isoa Delamisi Tikoca dari Republik Fiji, Redouane Houssaini dari Kerajaan Maroko, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria dari Republik Portugal, Bernardo Brea Rodriguez dari Republik Panama, Hong Kwang Il dari Republik Demokratik Rakyat Korea, dan Antonio Rodrigues Jose dari Republik Mozambik.
Penerimaan surat kepercayaan ini menjadi simbol penguatan hubungan bilateral Indonesia dengan berbagai negara dari kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa, Amerika Tengah, hingga Pasifik.

Usai mengikuti prosesi penyerahan surat kepercayaan, Duta Besar Republik Panama untuk Indonesia, Bernardo Brea Rodriguez, menyampaikan harapannya agar hubungan antara Indonesia dan Panama dapat terus berkembang di berbagai sektor strategis.
Menurut Bernardo, Indonesia dan Panama memiliki kesamaan sebagai negara yang berada di lokasi geografis penting bagi jalur perdagangan dunia. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal besar untuk memperkuat kerja sama di bidang maritim, logistik, dan transportasi.
Kerja sama pada sektor-sektor tersebut diharapkan mampu membuka peluang baru yang saling menguntungkan bagi kedua negara di masa mendatang.
Sementara itu, Duta Besar Republik Portugal untuk Indonesia, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin antara Indonesia dan Portugal selama lebih dari lima abad.
Maria Gabriela menyampaikan bahwa hubungan panjang yang telah terbentuk selama ratusan tahun tersebut perlu terus diperkuat agar tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.
Penerimaan sembilan surat kepercayaan duta besar di Istana Merdeka menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai negara sahabat di berbagai bidang strategis. (Red/Rel).
Sumber: BPMI Setpres.


