Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Menko Polkam Tekankan Persaingan Sehat Demi Kemajuan Daerah

Yogyakarta, Infojurnalis.com – Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa persaingan positif antar daerah harus terus dijaga sebagai pendorong kemajuan Indonesia secara keseluruhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Djamari Chaniago usai menyerahkan penghargaan dalam Malam Apresiasi Anugerah Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali yang berlangsung di Yogyakarta, Jumat (05/06/2026).

Selain Menko Polkam, acara yang digagas Menteri Dalam Negeri, Jenderal Pol (Purn.) Muhammad Tito Karnavian itu juga dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ketua Komisi II DPR RI Rifqnizamy Karsayuda, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto yang turut menyerahkan penghargaan kepada para penerima.

Menko Polkam menilai capaian kinerja pemerintah daerah saat ini menunjukkan perkembangan yang semakin baik dan kompetitif. Menurutnya, selisih capaian antar daerah yang relatif tipis menjadi bukti bahwa banyak daerah telah mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik.

“Saya lihat secara kuantitatif angkanya beda tipis saja, itu artinya kita punya kemajuan yang sama dalam menjalankan kewajiban untuk bangsa. Iklim persaingan kompetitif ini selalu dipelihara untuk mendapatkan kemajuan,” ujar Djamari Chaniago.

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, lanjutnya, bukanlah garis akhir dari sebuah pencapaian. Penghargaan tersebut harus menjadi titik awal untuk memperbaiki, mempertahankan, dan mengembangkan berbagai hasil kerja yang telah diraih selama ini.

Ia juga mengajak seluruh kepala daerah untuk terus memperkuat keyakinan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, pekerjaan pembangunan masih harus dilanjutkan dengan menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama seluruh unsur pemerintahan.

“Dan pertebal keyakinan kita bahwa apa yang kita kerjakan ini untuk kepentingan bangsa dan negara. Mari kita bekerja bersama-sama, pekerjaan kita belum selesai, siap-siap, jaga persatuan di lingkungan kita, saya yakin apa yang dicapai hari ini adalah hasil dari kerja sama Forkopimda, baik di tingkat kota, kabupaten, maupun provinsi,” katanya.

Pem

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa ajang penghargaan tersebut dilaksanakan secara terintegrasi di enam wilayah regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Maluku dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa dan Bali, serta Papua.

Tito Karnavian mengatakan daerah yang berhasil menjadi juara akan memperoleh insentif fiskal dari pemerintah. Penilaian dilakukan melalui empat kategori dengan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) sehingga prosesnya berlangsung terbuka dan mudah diukur.

“Juaranya mendapatkan insentif fiskal. Ada empat kategori yang penilaiannya mudah dan terbuka, karena datanya dari BPS,” ungkap Tito Karnavian.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan regional Jawa-Bali mengingatkan bahwa penghargaan tidak boleh dianggap sebagai hasil akhir dari pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Sri Sultan, penghargaan tidak boleh membuat pemerintah daerah merasa puas hingga menurunkan semangat kerja atau menghentikan upaya meningkatkan pelayanan kepada rakyat.

“Pengabdian pada rakyat tidak berhenti sampai mendapatkan piagam penghargaan,” tegas Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat internal Kemenko Polkam, antara lain Sekretaris Menko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi I, Deputi III, Deputi V Kemenko Polkam, serta sejumlah staf khusus Menko Polkam.

Sebagai peserta hadir gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, serta wakil gubernur DKI Jakarta. Turut hadir pula para bupati dan wali kota dari enam provinsi yang mengikuti ajang penghargaan tersebut. (Red/Rel).

Sumber: Humas Kemenko Polkam RI.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news