Jakarta, Infojurnalis.com – Sebanyak 29 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Narkotika Nasional resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor BNN RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Tantan Sulistyana dan menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru para pegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Pelantikan PNS baru BNN ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai tantangan pemberantasan narkotika yang terus berkembang. Para pegawai yang telah resmi menyandang status PNS diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjalankan tugas organisasi.
Dalam sambutannya, Sestama BNN RI Tantan Sulistyana menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar perubahan administratif, melainkan amanah besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Ia menyampaikan rasa bangganya kepada para pegawai yang telah resmi bergabung sebagai insan antinarkotika dan akan mengemban tugas penting dalam mendukung program P4GN.
“Saya bangga melantik saudara-saudari sebagai insan antinarkotika yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab besar dalam upaya P4GN,” ujarnya.
Menurut Tantan, tantangan yang dihadapi BNN tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum. Lebih dari itu, upaya pemberantasan narkotika juga berkaitan erat dengan perlindungan masyarakat serta masa depan generasi bangsa.
Karena itu, setiap pegawai dituntut memiliki dedikasi tinggi, bekerja secara profesional, serta menjadikan sumpah jabatan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“Bekerjalah dengan hati, karena persoalan yang kita hadapi bukan hanya masalah hukum, melainkan juga menyangkut kehidupan manusia dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sestama BNN RI juga mengajak seluruh PNS yang baru dilantik untuk menerapkan budaya kerja organisasi yang berlandaskan nilai soliditas, integritas, dan sinergitas.
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu bekerja secara kolaboratif dalam mendukung tugas-tugas pemberantasan narkotika.
Melalui penguatan budaya kerja tersebut, BNN berharap lahir sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba. (Red/Rel).
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN.


