Tebing Tinggi – Bantuan UEP Tebing Tinggi kembali disalurkan Pemerintah Kota Tebing Tinggi kepada pelaku usaha mikro. Bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Tahun Anggaran 2025 ini diberikan kepada puluhan warga untuk memperkuat usaha kecil agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Gunung Leuser, Kelurahan Tanjung Marulak, Rabu (4/3/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih kepada para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan stimulan untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat. Ia mengingatkan para penerima agar memanfaatkan peralatan tersebut untuk meningkatkan produksi usaha, bukan untuk diperjualbelikan.
“Bantuan ini diharapkan bermanfaat dan bisa dipakai secara berkelanjutan. Peralatannya tidak boleh dijual, tetapi hasil produksinya yang dijual agar usaha bapak dan ibu berkembang,” tegas Wali Kota.
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi memperkuat kerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM. Sinergi ini dinilai penting agar produk yang dihasilkan penerima bantuan dapat dipasarkan secara lebih luas.
Khusus bagi penerima bantuan peralatan pembuatan kue, pemerintah akan membantu mempromosikan produk olahan mereka agar mampu menembus pasar yang lebih besar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro di kota tersebut.

Sementara itu, penerima bantuan mesin jahit diarahkan memanfaatkan peluang usaha di pusat konveksi yang berada di lantai 3 Pasar Kain Tebing Tinggi. Fasilitas tersebut baru saja diresmikan pemerintah kota sebagai pusat kegiatan usaha konveksi masyarakat.
Wali Kota bahkan mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tebing Tinggi agar memesan kebutuhan konveksi di lokasi tersebut untuk mendukung usaha masyarakat.
Tidak hanya itu, penerima bantuan peralatan pangkas rambut juga diminta meningkatkan kualitas pelayanan. Wali Kota berharap usaha pangkas rambut tradisional dapat berkembang menjadi barbershop modern yang memiliki nilai tambah bagi pelanggan.
Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Muhammad Hasbie Ashshiddiqi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan UEP ini merupakan tindak lanjut dari SK Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/930/KPTSN/2025.
Menurutnya, total penerima bantuan UEP berjumlah 34 orang yang tersebar di lima kecamatan di Kota Tebing Tinggi. Bantuan yang diberikan terdiri dari peralatan usaha pembuatan kue untuk 15 orang, peralatan menjahit untuk 10 orang, serta peralatan pangkas rambut untuk 9 orang.
Selain program UEP, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan kepada 16 orang melalui program Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) dari Kementerian Sosial.

“Total bantuan yang diterima setiap penerima sebesar Rp8 juta. Rinciannya Rp5 juta untuk bantuan stimulan sosial ekonomi dan Rp3 juta bantuan sosial bagi korban bencana,” jelas Hasbie.
Salah satu penerima bantuan, Ela Lubis (52), warga Kelurahan Rambung yang menjalankan usaha kue kering, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia menilai bantuan ini datang pada waktu yang tepat menjelang bulan suci Ramadan.
“Saya sangat bersyukur. Bantuan ini membantu saya meningkatkan produksi kue dan meringankan beban usaha,” ujar Ela.
Kegiatan penyerahan bantuan ditutup dengan penyerahan secara simbolis kepada penerima manfaat dan sesi foto bersama. Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Zahidin, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Luciana Ginting, Executive Manager PT Pos Indonesia KC Tebing Tinggi Deli Titik Pelita, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi


