Sindikat Perdagangan Bayi Terbongkar di Belawan, 6 Pelaku Ditangkap

Medan, infojurnalis.com — Polres Pelabuhan Belawan berhasil membongkar praktik perdagangan bayi di wilayah Kabupaten Deli Serdang. Dalam pengungkapan ini, enam orang diamankan dengan peran berbeda dalam satu jaringan.

Kasus perdagangan bayi Belawan ini diungkap oleh Satreskrim yang dipimpin Agus Purnomo. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (28/03/2026) di kawasan Jalan Veteran Pasar X, Desa Helvetia.

Enam tersangka terdiri dari pasangan suami istri sebagai pembeli, pasangan suami istri yang berperan sebagai agen, serta ibu kandung bayi bersama sepupunya yang diduga menjadi perantara dalam transaksi tersebut.

Peristiwa ini bermula dari seorang perempuan berinisial M (42) yang melahirkan bayi perempuan dari hubungan di luar pernikahan. Bayi tersebut kemudian diserahkan melalui sepupunya berinisial SD kepada pihak agen.

Agen berinisial SS (55) dan ET (44) selanjutnya menjual bayi tersebut kepada pasangan suami istri pembeli berinisial SP dan JG dengan harga Rp25 juta. Dari transaksi tersebut, ibu kandung bayi menerima sekitar Rp12 juta.

Polisi mengungkap bahwa pasangan agen merupakan tetangga dari ibu kandung bayi. Keduanya diduga telah menjalankan praktik perdagangan bayi selama sekitar dua tahun.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan sindikat ini telah menjual sedikitnya dua bayi ke luar daerah. Temuan ini mengindikasikan adanya jaringan, meski masih dalam skala kecil.

Saat ini, bayi perempuan yang menjadi korban telah dititipkan di RSUD Dr. Pirngadi Medan untuk mendapatkan perawatan dan perlindungan.

Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk tenaga medis atau fasilitas kesehatan yang terlibat dalam proses kelahiran hingga penjualan bayi.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat dalam memberantas kejahatan kemanusiaan di wilayah Sumatera Utara. (Febi).

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news