Info Jurnalis – Polda Bali menangkap buronan internasional Costinel Cosmin Zuleam di Denpasar. Pria 33 tahun asal Rumania itu ditangkap di sebuah rumah di Kota Denpasar pada Kamis, 15 Januari. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menyebut Zuleam sebagai pelaku utama pembunuhan berencana dan perampokan sadis di Rumania. Kasus ini mengguncang publik setempat karena tingkat kekerasannya.
Pembunuhan Brutal di Sibiu
Pembunuhan terjadi di Kota Sibiu, Rumania, pada 6 November 2025. Dirkrimum Polda Bali Kombes I Gede Adhi Mulyawarman menjelaskan Zuleam beraksi bersama dua warga negara Rumania lainnya.
Para pelaku menyusup ke rumah korban. Korban merupakan pengusaha lokal berusia sekitar 40 sampai 50 tahun. Pelaku menyiksa korban hingga meninggal dunia.
Motif utama kejahatan ini adalah perampokan aset kripto. Selain itu, pelaku membawa kabur jam tangan mewah senilai 200 ribu euro. Dalam aksi tersebut, pelaku juga mengancam anak perempuan korban dengan senjata api.
Korban Tewas karena Penyiksaan
Korban dinyatakan meninggal akibat mati lemas karena penyiksaan.
Sekretaris NBC Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko menyatakan metode kejahatan ini jarang terjadi di wilayah Sibiu.
Dampak kejahatan tidak berhenti pada korban tewas. Anak perempuan korban mengalami trauma berat dan hingga kini masih menjalani pemulihan psikologis.
Target Utama Perburuan Internasional
Zuleam masuk daftar buronan paling dicari di Eropa. Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023. Sejak saat itu, Zuleam menjadi target utama perburuan internasional.
Dua pelaku lain telah lebih dulu ditangkap. Kepolisian Rumania menangkap mereka di Irlandia dan Skotlandia. Keduanya telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Jejak Pelarian ke Indonesia
Zuleam masuk Indonesia pada 14 November 2023. Kabagjatranin Set NBC Interpol Indonesia Divhubinter Kombes Ricky Purnama menyebut Zuleam tiba melalui rute Chengdu menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Zuleam sempat tinggal di Jakarta. Setelah beberapa hari, ia berpindah ke Bali. Ia memilih Bali karena pernah berwisata ke Pulau Dewata pada 2018.
Zuleam tercatat membeli tiket penerbangan Denpasar–Kuala Lumpur pada 14 November 2023. Namun, data imigrasi tidak menunjukkan ia pernah meninggalkan Bali. Statusnya tercatat overstay sejak 2023.
Terendus dari Unggahan Media Sosial
Pelacakan kembali aktif setelah informasi dari Rumania masuk. NBC Indonesia menerima data tambahan dari NBC Bucharest. Informasi itu berasal dari unggahan Facebook yang mengindikasikan Zuleam masih berada di Indonesia.
Berdasarkan informasi tersebut, pencarian diintensifkan. Polisi akhirnya menangkap Zuleam di Denpasar.
Hidup Low Profile di Bali
Zuleam menyamar sebagai turis dan sering berpindah tempat. Polisi mengaku kesulitan melacak keberadaannya. Zuleam hidup dengan profil rendah dan tidak menonjol di lingkungan sekitar.
Selama pelarian, Zuleam menikah siri dengan seorang janda warga negara Indonesia. Pernikahan itu menjadi cara bertahan hidup selama satu hingga dua tahun terakhir.
Istri Siri Tidak Mengetahui Status Buronan
Pasangan WNI tidak mengetahui latar belakang Zuleam. Menurut Ricky, yang bekerja dan menopang kehidupan justru pasangan WNI tersebut. Fakta penangkapan membuat keluarga pasangan mengalami syok berat.
Dipulangkan ke Rumania
Polri menyerahkan Zuleam ke kepolisian Rumania. Zuleam dipulangkan ke negaranya pada Selasa malam. Proses pemulangan dilakukan dengan pengawalan Interpol Divhubinter Polri.
Di Rumania, Zuleam akan menjalani proses persidangan atas kasus pembunuhan berencana dan perampokan sadis yang menewaskan seorang pengusaha lokal.


