Banjir Bandang Guci Hantam Tegal, Tiga Jembatan Putus Total

Info Jurnalis – Banjir bandang Guci kembali menerjang kawasan wisata Pemandian Air Panas Guci, Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 24 Januari 2026.

Banjir bandang terjadi setelah hujan deras berintensitas tinggi mengguyur lereng Gunung Slamet sejak Kamis, 22 Januari 2026, hingga Sabtu pagi. Hujan turun hampir tanpa jeda.

Air bah berwarna coklat pekat mengalir deras dari hulu Gunung Slamet. Arus membawa lumpur, pasir, dan ranting kayu. Debit air naik sangat cepat.

Banjir bandang Guci memutus tiga jembatan vital. Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung di Pancuran 13, dan jembatan gantung di Pancuran 5 rusak total. Ketiganya menjadi akses utama antarobyek wisata dan jalur menuju Desa Guci.

Taufik, warga RT 04 RW 02 Desa Guci, menyebut air mulai naik drastis pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Sebelum banjir datang, warga mendengar suara gemuruh dari arah hulu sungai.

“Awalnya hanya hujan deras. Lalu terdengar suara gemuruh. Air langsung datang besar dan keruh,” kata Taufik, Sabtu.

Puncak Banjir Capai Tujuh Meter

Puncak banjir bandang terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Tinggi air dilaporkan mencapai tujuh meter.

Arus deras bercampur lumpur dan pasir menghantam jembatan tanpa henti. Struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan air.

“Air naik sangat cepat. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan langsung tidak kuat,” ujar Taufik.

Kerusakan parah terjadi di kawasan wisata. Pancuran 13 Guci hancur dan tertimbun lumpur. Satu unit alat berat jenis beko rusak. Sejumlah lapak pedagang hanyut. Pagar pembatas di sepanjang sungai roboh.

Longsor Perparah Dampak Bencana

Bencana tidak hanya berupa banjir bandang. Longsor juga terjadi di bukit atas Desa Guci.

Material longsor menambah kepanikan warga. Longsor memperparah kondisi lingkungan di sekitar kawasan wisata.

Sebanyak 700 bibit pohon ikut hanyut terbawa banjir. Bibit tersebut rencananya akan ditanam di lereng Gunung Slamet pada 7 dan 15 Februari 2026.

Hingga Sabtu siang, warga Desa Guci masih waspada. Hujan masih sering turun di kawasan Gunung Slamet. Warga khawatir banjir bandang dan longsor susulan kembali terjadi.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news