Lebanon Selatan, infojurnalis.com — UNIFIL gelar upacara memorial sebagai penghormatan terakhir bagi tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia. Upacara berlangsung khidmat, aman, dan lancar di Hanggar Angkatan Udara Lebanon, Beirut, Kamis (2/4/2026) pukul 16.00 waktu setempat.
UNIFIL gelar upacara memorial ini untuk mengenang jasa Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas di Lebanon Selatan pada 29 dan 30 Maret 2026.
Upacara dipimpin langsung oleh Force Commander sekaligus Head of Mission UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Kegiatan ini turut dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan Markas Besar PBB di New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.

Prosesi berlangsung secara militer lengkap. Rangkaian dimulai dari pembukaan, penghantaran peti jenazah ke lokasi upacara, pembacaan riwayat singkat, hingga doa bersama. Selanjutnya dilakukan penganugerahan medali kehormatan secara anumerta dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Angkatan Bersenjata Lebanon.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh pejabat UNIFIL, perwakilan Indonesia, dan militer Lebanon. Kemudian disampaikan amanat pejabat upacara, penghormatan militer, serta mengheningkan cipta sebelum jenazah kembali diantar dari lokasi kegiatan.
Sebagai bentuk penghormatan khusus, Force Commander UNIFIL secara simbolis menyematkan scarf PBB pada peti jenazah. Ia juga menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir dalam upacara tersebut.

Upacara ini melibatkan pasukan gabungan, termasuk satuan setingkat peleton infanteri dan Polisi Militer Lebanon, unsur korsik, serta pasukan Kontingen Garuda (Konga) yang menjadi bagian dari misi perdamaian dunia.
Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyampaikan penghargaan tinggi atas dedikasi, pengabdian, dan pengorbanan ketiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian internasional. (Red/Rel).
Sumber: Puspen TNI.


