Stok Beras Nasional Aman 324 Hari, Menteri Pertanian Tegaskan Ketahanan Pangan Terjaga

Jakarta – Stok beras nasional dipastikan aman hingga 324 hari ke depan. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi dan ketersediaan pangan bagi masyarakat Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan sejumlah langkah antisipasi guna memastikan produksi beras tetap stabil. Upaya tersebut dilakukan melalui program pompanisasi, penguatan sistem irigasi, serta penyediaan benih padi yang tahan terhadap kekeringan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan sarana produksi bagi petani. Dukungan tersebut meliputi penyediaan pupuk, alat dan mesin pertanian, serta pengembangan lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (6/3/2026), Amran menegaskan bahwa beras merupakan komoditas paling penting dalam sistem pangan Indonesia karena menjadi makanan pokok mayoritas masyarakat.

Menurutnya, ketahanan beras harus selalu dijaga karena beras memiliki porsi konsumsi terbesar dalam pola makan masyarakat Indonesia.

“Yang paling vital adalah beras. Karena kalau beras tidak ada, Republik ini bermasalah. Makanya kita sebut pangan, karena komposisi beras dalam konsumsi kita sehari-hari paling tinggi, sekitar 65 sampai 70 persen,” kata Amran.

Ia menjelaskan bahwa sebagian komoditas pangan lain masih memiliki alternatif pengganti. Misalnya, jika daging tidak tersedia masyarakat masih dapat menggantinya dengan telur, sementara telur dapat digantikan dengan ikan.

Namun kondisi tersebut berbeda dengan beras. Amran menyebut bahwa meskipun terdapat sumber karbohidrat lain seperti ubi, kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia tetap menjadikan beras sebagai makanan utama.

“Kalau daging tidak ada masih bisa ke telur. Telur tidak ada masih bisa ke ikan. Tapi kalau beras tidak ada, memang bisa diganti ubi, tetapi rasanya berbeda karena masyarakat Indonesia pada umumnya mengonsumsi beras,” jelasnya.

Pemerintah terus berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional agar ketersediaan beras tetap terjaga di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, termasuk perubahan iklim dan potensi kekeringan.

Dengan langkah antisipasi yang telah disiapkan, pemerintah optimistis produksi dan stok beras nasional tetap stabil sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dalam jangka panjang. (Red/Rel).

 

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news