Labusel, Infojurnalis.com — Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, S.H., meresmikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Husna di Desa Sabungan, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (19/10/2026). Peresmian ini dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan penghafal Al-Qur’an.
Peresmian STAI Darul Husna menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Labusel.
Dalam sambutannya, Fery menyampaikan apresiasi atas berdirinya perguruan tinggi tersebut. Ia berharap STAI Darul Husna dapat berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki keimanan yang kuat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, saya mengucapkan selamat dan tasyakuran atas berdirinya STAI Darul Husna. Semoga lembaga ini senantiasa menjadi berkah dan membawa manfaat yang luas, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Fery.
Ia menegaskan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual. Pembentukan karakter, kejujuran, integritas, sikap amanah, dan kepedulian sosial juga harus menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Menurut Fery, ilmu pengetahuan perlu diimbangi dengan karakter yang kuat agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap STAI Darul Husna terus menjaga mutu pendidikan dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral.
“Pengetahuan tanpa dibarengi dengan karakter yang kuat belum tentu membawa kebaikan. Oleh karena itu, saya berharap STAI Darul Husna senantiasa menjaga kualitas pendidikannya, mengedepankan integritas, kejujuran, amanah, dan kepedulian sosial. Insya Allah, pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung kemajuan lembaga ini sejauh yang kami mampu,” katanya.
Bupati Labusel Ajak Masyarakat Peduli Anak Yatim
Selain menekankan pentingnya pendidikan, Fery mengajak masyarakat untuk memberikan perhatian berkelanjutan kepada anak yatim. Ia mengingatkan bahwa santunan tidak seharusnya menjadi bantuan sesaat, tetapi perlu diikuti dengan kepedulian dan dukungan yang berkesinambungan.
Menurutnya, anak yatim membutuhkan kasih sayang, perhatian, serta kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak yatim adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama. Mari kita hadir bukan hanya untuk memberikan sesuatu yang bisa diukur dengan angka, tetapi juga kehadiran yang membuat mereka merasa dihargai dan didukung. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, berbakti, dan membanggakan,” ungkapnya.
Fery juga mengingatkan pesan Surah Ad-Duha ayat 9 yang melarang perlakuan sewenang-wenang terhadap anak yatim. Ia mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, terutama dengan melindungi dan membantu mereka yang membutuhkan perhatian.
Gotong Royong Jadi Kunci Pembangunan Labusel
Menutup sambutannya, Fery mengajak pemuka agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat gotong royong.
Ia menilai kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan modal penting untuk mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang maju dan sejahtera dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari bangunan yang berdiri tegak, tetapi seberapa besar kebaikan dan manfaat yang kita hadirkan bagi sesama. Semoga langkah baik yang kita awali hari ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
Acara peresmian STAI Darul Husna berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Ketua DPRD Labusel M. Romado, anggota DPRD Ruslan Tambak dan Habibi, Kapolsek Sungai Kanan, perwakilan Danramil, Ketua Yayasan Darul Husna Ustaz Lukman Hakim Harahap, serta Ketua STAI Darul Husna Dr. Saifuddin L. Simbolon.
Turut hadir para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta undangan lainnya. (Rjs).


