Sungai Penuh, infojurnalis.com – Pengurus ISMI Sungai Penuh-Kerinci periode 2026-2030 resmi dilantik di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Minggu (23/08/2026). Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran para sarjana Melayu dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Sungai Penuh M. Rasyid, S.Pd., M.H.
Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Sungai Penuh-Kerinci mengusung tema “Berilmu, Beradat, Membangun Peradaban”.
Tema tersebut menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk mendorong kontribusi para sarjana dalam pembangunan, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya Melayu di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
M. Rasyid menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Sungai Penuh atas terbentuknya kepengurusan ISMI Sungai Penuh-Kerinci periode 2026-2030.
Menurutnya, ISMI dapat menjadi wadah bagi para sarjana untuk memberikan pemikiran dan gagasan yang mendukung kemajuan daerah.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh menyambut baik hadirnya ISMI sebagai wadah bagi para sarjana untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama melalui pemikiran, gagasan, serta penguatan nilai-nilai budaya Melayu,” ujar M. Rasyid.
Ia juga mengajak pengurus ISMI yang baru dilantik untuk membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
M. Rasyid berharap ISMI Sungai Penuh-Kerinci dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan terus memperkuat kapasitas kepengurusannya.
“Semoga ISMI Sungai Penuh-Kerinci semakin solid, profesional dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta memperkuat identitas dan kebudayaan Melayu,” katanya.
Dengan kepengurusan baru untuk masa bhakti 2026-2030, ISMI Sungai Penuh-Kerinci diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi para sarjana Melayu untuk mengembangkan gagasan, menjaga nilai budaya, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.


