Tebing Tinggi, Infojurnalis.com – Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Kantor Kelurahan Mekar Sentosa, Jalan Gunung Selamat, Rabu (26/08/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pangan diterima masyarakat yang berhak. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memitigasi risiko kerawanan pangan.
Dalam kegiatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa program intervensi pangan juga bertujuan menjaga stabilitas harga di pasaran. Pemerintah berupaya mencegah kenaikan harga yang terlalu tinggi sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan bagi masyarakat.
“Dengan ini, kita cegah harga agar tidak melonjak tinggi, harga pasaran tetap stabil dan juga supaya tidak ada kerawanan stok pangan,” kata Iman Irdian Saragih.
Ia mengatakan pemerintah daerah berupaya membantu masyarakat melalui berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, perekonomian, dan infrastruktur.
Wali Kota juga memastikan beras yang disalurkan kepada penerima manfaat memiliki kualitas yang baik dan jumlah sesuai dengan ketentuan.
Ia mengingatkan masyarakat penerima bantuan agar tidak memperjualbelikan beras tersebut. Bantuan diminta dibawa pulang dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Beras yang disalurkan ini merupakan beras dengan kualitas yang baik dan dengan jumlah yang sesuai. Yang paling penting, tidak boleh Bapak Ibu perjualbelikan,” tegasnya.
Alokasi Bantuan Pangan CPP kali ini diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Juli, Agustus, dan September 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi Iboy Hutapea menjelaskan, setiap kepala keluarga menerima 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan.
Khusus di Kelurahan Mekar Sentosa, terdapat 803 kepala keluarga penerima manfaat. Total beras yang disalurkan mencapai 24,09 ton.
Iboy juga menyampaikan bahwa bantuan minyak goreng tidak lagi termasuk dalam alokasi bantuan kali ini. Kebijakan tersebut mengikuti ketentuan terbaru dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Yolanda Hartati Sianturi menjelaskan bahwa data penerima manfaat berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Data tersebut mencakup masyarakat dalam kelompok desil 1 hingga 4.
Menurut Yolanda, mekanisme penggantian data penerima apabila terdapat kekosongan juga mengalami perubahan. Penggantian tidak lagi dilakukan melalui musyawarah kelurahan.
Data pengganti harus diverifikasi di tingkat Dinas Sosial dan mendapat persetujuan Sekretaris Daerah. Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga transparansi program karena pelaksanaannya akan diaudit secara berkala.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wali Kota Tebing Tinggi kepada warga penerima manfaat.
Wali Kota bersama rombongan juga meninjau kondisi fisik gudang penyimpanan beras di lokasi.
Turut hadir Kepala Badan Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Camat Rambutan Hersan Koto, Lurah Mekar Sentosa Ahmad Fauzi, Kabag Perekonomian dan SDA Safaruddin, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Mekar Sentosa diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan beras keluarga penerima sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga di masyarakat. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.


