Samosir, Infojurnalis.com – Event lari lintas alam internasional Trail of The Kings (ToTK) by UTMB 2026 kembali digelar di kawasan Danau Toba, Kabupaten Samosir, pada 12 hingga 14 Juni 2026. Ajang sport tourism kelas dunia ini akan diikuti pelari dari 33 negara.
Kepastian pelaksanaan event tersebut terungkap dalam Rapat Persiapan Penyelenggaraan Trail of The Kings by UTMB 2026 yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (12/05/2026). Rapat dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Samosir.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melalui Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumut Muhammad Suib mengatakan event internasional tersebut harus menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia yang profesional dan berkelas.
“Mari kita tunjukkan bahwa Danau Toba bukan hanya indah, tetapi juga mampu menjadi destinasi dunia yang profesional dan berkelas. Jadikan event ini sebagai kebanggaan masyarakat Sumatera Utara sekaligus momentum kebangkitan ekonomi daerah kita,” kata Suib.
Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Trail of The Kings by UTMB merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan stakeholder diminta mempersiapkan kegiatan secara maksimal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengungkapkan hingga saat ini sudah terdapat 752 pelari dari 33 negara yang mendaftar sebagai peserta.
Beberapa negara peserta di antaranya Malaysia, Singapura, Prancis, Jepang, Inggris, Vietnam, China, Taiwan, Australia, Hong Kong, Rusia, Afrika Selatan, Swiss, Oman, Irlandia, dan Indonesia.
Trail of The Kings by UTMB 2026 akan mempertandingkan sejumlah kategori, yakni 100K, 60K, 28K, 10K, 5K, serta kategori kids.
Yuda menjelaskan, event yang digelar tahun 2025 lalu diikuti 1.081 peserta dari 26 negara dan 21 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat dengan nilai output ekonomi mencapai Rp101,96 miliar.
Menurutnya, dampak ekonomi dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, hotel, transportasi, kuliner, hingga pengrajin lokal di kawasan Danau Toba.
“Event ini menjadi momentum emas untuk mempromosikan keindahan alam, adat, dan budaya Sumatera Utara, sekaligus mengokohkan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” ujar Yuda.
Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak menyatakan Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung penuh penyelenggaraan Trail of The Kings by UTMB 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang kembali menjadikan Kabupaten Samosir sebagai lokasi perlombaan internasional tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung seluruh kegiatan penyelenggaraan perlombaan Trail of The Kings by UTMB ini. Segala persiapan akan kita matangkan,” ucap Marudut.
Turut hadir dalam rapat persiapan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Sumut, Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kadis Kesehatan Dina Hutapea, Kalak BPBD Sarimpol Simanihuruk, Plt Kadis Perindag Ferdinad Sitanggang, Plt Kopnaker Dermawan Sinaga, serta pimpinan Event Organizer Creation Andre Ginting bersama instansi vertikal lainnya. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.


