Batu Bara, Infojurnalis.com—Kompetisi sepak bola yang dinanti-nanti warga pesisir akhirnya melahirkan juara baru setelah melewati laga final yang menguras emosi. Ketua DPP Laskar Melayu Batu Bara atau LMB, Abdul Kolid Jailani yang bergelar Dato’ Panglima Askar Diraja, secara resmi menutup rangkaian turnamen olahraga tersebut. Acara seremoni penutupan sekaligus penyerahan piala bergilir ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola PSDL, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, pada hari Minggu, 21 Juni 2026.
Ajang olahraga tahunan ini terhitung sudah berjalan selama dua pekan atau 14 hari berturut-turut dengan melibatkan klub-klub sepak bola tangguh dari berbagai pelosok di Kabupaten Batu Bara. Tingginya gengsi kompetisi ini terbukti sukses menyedot perhatian ribuan pasang mata penonton yang tak pernah absen memadati pinggir lapangan sejak babak penyisihan hingga partai puncak.

Dua tim terbaik yang berhasil menembus babak final adalah PSDL FC dan PSDA Aras, di mana keduanya menyuguhkan permainan terbuka dan saling jual beli serangan. Bentrokan sengit di lapangan hijau ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1 yang bertahan kokoh hingga babak normal dan perpanjangan waktu usai, sehingga memaksa kedua tim menentukan nasib lewat adu penalti.
Pada fase penentuan yang menegangkan ini, mental baja ditunjukkan oleh para eksekutor dari PSDL FC yang tampil lebih dingin dalam mengarahkan bola ke dalam gawang. PSDL FC akhirnya sukses menyabet gelar tertinggi setelah menyudahi perlawanan ketat PSDA Aras dengan keunggulan tipis 8-7, yang langsung disambut tangis haru serta sorak sorai kemenangan dari pendukung setia mereka.
Pertandingan tensi tinggi ini dipimpin oleh wasit utama bernama Toni, yang dibantu oleh dua asisten pengadil lapangan yaitu Edi dan Jonta, di mana trio wasit ini sukses mengawal laga dengan tegas dan bersih dari awal hingga akhir pertandingan.
Panggung penutupan turnamen ini juga dihadiri oleh Ketua Panitia Muhammad Ali bersama seluruh staf, Ketua DPP LMB Abdul Kolid Jailani beserta pengurus pusat, Kepala Desa Lalang H. Syarifuddin beserta perangkat desa, tokoh masyarakat setempat, serta komunitas pencinta bola.

Abdul Kolid Jailani dalam pidato penutupnya melayangkan pujian serta rasa hormat yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara, mulai dari panitia, pengurus ormas LMB, jajaran sponsor, hingga para penonton. Kolid menyampaikan bahwa dengan modal kekompakan dan gotong royong, kegiatan berskala besar ini bisa rampung dengan sangat kondusif, damai, serta melahirkan atmosfer sportivitas yang tinggi.
Dato’ Panglima Askar Diraja tersebut juga menambahkan pesan moral kepada seluruh pemain agar tidak melupakan esensi dari olahraga, yaitu mempererat tali persaudaraan. Baginya, sebuah trofi juara memang indah, namun menjaga keutuhan silaturahmi di tengah masyarakat jauh lebih berharga daripada status pemenang di papan skor.
Penyelenggaraan kompetisi ini mendulang apresiasi positif dari penduduk Desa Lalang yang haus akan hiburan olahraga bermutu. Penggemar sepak bola di wilayah ini berharap agar turnamen serupa dapat dijadikan agenda tetap setiap tahun sebagai sarana mengasah bakat-bakat muda sekaligus memperkokoh persatuan antar-klub di daerah. (N).


