Info Jurnalis – Rusdi Masse mundur dari Nasdem dan mengakhiri posisinya sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pengurus pusat Partai Nasdem pada Kamis, 22 Januari 2026.
Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan, surat pengunduran diri Rusdi Masse Mappasessu sudah diterima Dewan Pimpinan Pusat. Surat tersebut saat ini berada di DPP Nasdem.
“Benar, surat sudah di DPP Nasdem. Tapi saya belum lihat langsung,” kata Ahmad Sahroni.
Mundurnya Rusdi memicu spekulasi soal nasib kursinya di DPR RI. Saat ditanya soal kemungkinan pergantian antarwaktu, Ahmad Sahroni menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan DPP Partai Nasdem.
“Keputusan ada di DPP,” ujarnya singkat.
Ahmad Sahroni juga menyampaikan dugaan arah politik Rusdi Masse setelah keluar dari Nasdem. Ia menyebut Rusdi Masse berpotensi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia.
“Dugaan saya demikian,” kata Sahroni.
Sinyal ini sejalan dengan pernyataan Sekretaris PSI Sulawesi Selatan, Indira Mulyasari Paramastuti. Ia mengungkapkan, dalam Rapat Kerja Nasional PSI pada 29–31 Januari 2026, akan ada sejumlah tokoh politik Sulsel yang bergabung.
Indira menyebut nama Rusdi Masse sebagai salah satu tokoh yang berpeluang masuk PSI. Menurutnya, PSI membuka ruang bagi siapa pun yang ingin menjadi kader.
“PSI adalah partai terbuka. Jadi siapa saja boleh gabung sebagai kader. Tentu Pak RMS dan tokoh-tokoh Sulsel yang lain yang mau bergabung,” ujar Indira.
Hingga kini, Rusdi Masse belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan pengunduran diri maupun kepastian bergabung ke PSI. Namun, rangkaian pernyataan elite Nasdem dan PSI memperkuat arah langkah politik mantan Ketua DPW Nasdem Sulsel tersebut.


