Rakor Satgas P2SP, Wamenhan Dorong Percepatan Program Strategis Nasional

Jakarta — Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) yang digelar di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan pada Senin (16/3/2026). Kehadiran Wamenhan mewakili Menteri Pertahanan dalam pertemuan penting yang membahas percepatan pelaksanaan program strategis nasional.

Rakor Satgas P2SP tersebut dipimpin oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi antar kementerian dan lembaga untuk mempercepat implementasi berbagai program strategis pemerintah yang dinilai penting bagi kepentingan nasional.

Percepatan program strategis nasional menjadi fokus utama pembahasan dalam rapat ini. Salah satu isu yang dibahas adalah perizinan kuota impor Ammonium Nitrate (AN). Bahan tersebut diperlukan untuk mendukung kebutuhan sektor kesehatan sehingga ketersediaannya di dalam negeri harus dipastikan tetap terjaga.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait stabilitas pasokan nasional. Dukungan ini dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan pengawasan terhadap penggunaan bahan yang memiliki sensitivitas tinggi tersebut.

Kehadiran Donny Ermawan Taufanto dalam rapat koordinasi ini menunjukkan sinergi antara sektor pertahanan dengan kementerian dan lembaga lainnya dalam mendukung program strategis pemerintah. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Rapat koordinasi Satgas P2SP diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang mampu mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis nasional. Pemerintah menilai percepatan kebijakan tersebut penting untuk menjamin kebutuhan nasional dapat terpenuhi secara aman, terukur, dan berkelanjutan. (Red/Rel).

 

Sumber: dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news