Pemkab Samosir Terapkan JUMA AI, Petani Milenial Siap Masuk Era Pertanian Digital

Samosir, Infojurnalis.com – Pemerintah Kabupaten Samosir mulai menerapkan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui platform JUMA AI untuk meningkatkan kapasitas petani milenial dan penyuluh pertanian.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi sektor pertanian di Kabupaten Samosir menuju sistem pertanian berbasis data dan teknologi digital.

Penerapan JUMA AI diperkenalkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir di Aula 12 Bersaudara, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Selasa (26/05/2026).

FGD tersebut diikuti penyuluh pertanian lapangan (PPL), petani milenial, calon petani milenial, brigade pangan, UPT, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, Bapperida Kabupaten Samosir, serta narasumber dari Institut Teknologi Del (IT Del), yakni Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Del Fried Panggabean, Roy Dedi Hasiholan Lumban Tobing, dan Humasak Simanjuntak.

Asisten II Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang yang mewakili Bupati Samosir mengatakan transformasi digital di sektor pertanian tidak dapat dihindari. Menurutnya, seluruh aktivitas pertanian di Samosir ke depan harus berbasis data agar pemerintah lebih mudah menyusun kebijakan.

Kab

“Mulai dari tanam, produksi, hingga hama penyakit harus di-update dan diinformasikan sehingga dapat terintegrasi dengan baik. Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi,” kata Hotraja.

Ia menjelaskan, bertambahnya jumlah petani milenial harus diikuti kemampuan dalam beradaptasi dengan teknologi digital. Keberhasilan aplikasi pertanian berbasis AI juga sangat bergantung pada keaktifan pengguna dalam memperbarui data di lapangan.

“Secanggih apa pun aplikasi yang dibangun, jika stakeholder tidak aktif dan tidak memperbarui data, hasilnya tidak akan baik,” ujarnya.

Menurut Hotraja, data yang dihimpun melalui JUMA AI nantinya akan dimanfaatkan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan sektor pertanian, termasuk mendukung pengendalian inflasi daerah.

“Kita bangun Samosir, kita cintai dan sayangi daerah ini supaya masyarakat semakin sejahtera. Kemandirian ekonomi berbasis pertanian dan pariwisata harus terus diperkuat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom mengatakan perkembangan sektor pertanian saat ini tidak terlepas dari digitalisasi. Karena itu, petani dan penyuluh dituntut semakin dekat dengan teknologi.

“Tujuan FGD ini untuk pengenalan JUMA AI dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pelatihan. Petani jangan takut memulai, karena ilmu itu mahal dan harus diseriusi,” ujar Tumiur.

Kab

Ia menjelaskan, melalui JUMA AI pola tanam dapat diperkirakan dan disinkronkan sehingga proses penanaman dapat dilakukan lebih serentak. Peserta FGD juga diharapkan menjadi tutor di wilayah masing-masing agar pemanfaatan teknologi semakin meluas.

JUMA AI merupakan ekosistem pertanian berbasis artificial intelligence yang dikembangkan Institut Teknologi Del (IT Del). Platform tersebut dirancang untuk membantu petani dan pemerintah dalam pengelolaan data pertanian secara digital, mulai dari pola tanam, produksi, kondisi cuaca, hingga serangan hama dan penyakit tanaman.

Melalui sistem berbasis AI, data yang dikumpulkan dapat dianalisis untuk memberikan rekomendasi dan mempermudah pengambilan keputusan di sektor pertanian.

Kabupaten Samosir menjadi daerah kedua di Sumatera Utara setelah Kabupaten Tapanuli Utara yang mengadopsi JUMA AI. Inovasi tersebut dinilai cocok diterapkan di wilayah dataran tinggi dan berpotensi dikembangkan secara nasional guna mendukung kemajuan pertanian berbasis teknologi. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news