Serdang Bedagai, Infojurnalis.com – Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) hingga kini belum kembali berjalan normal. Ribuan penerima manfaat dari tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih menunggu penyaluran makanan karena operasional dapur terhambat akibat dana Bantuan Pemerintah (Banper) dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang belum cair.
Pendistribusian MBG yang tertunda terjadi di tiga SPPG, yakni SPPG Kota Galuh 1 di Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, SPPG Firdaus 1 di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dan SPPG Pergulaan di Kecamatan Sei Rampah. Ketiga dapur tersebut melayani ribuan penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita non-PAUD.
Kepala SDN 101933 Perbaungan, Fatmawati S.Pd.I., mengatakan pendistribusian MBG ke sekolahnya selama ini berjalan lancar. Namun sejak sebelum masa libur sekolah hingga dua hari setelah libur berakhir, distribusi makanan bergizi terhenti.
Menurut Fatmawati, pihak SPPG telah menyampaikan bahwa penghentian sementara operasional terjadi karena dana operasional dari pemerintah belum masuk. Di sekolah yang dipimpinnya terdapat 125 peserta didik serta 12 guru dan tenaga kependidikan yang menjadi penerima manfaat program tersebut.
Ia mengungkapkan banyak siswa dan orang tua mulai mempertanyakan kapan MBG kembali disalurkan. Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi, terutama bagi keluarga yang berada dalam kondisi ekonomi lemah karena keberadaan MBG sangat membantu kebutuhan gizi anak-anak di sekolah.
Kondisi serupa juga terjadi di SMPN 4 Sei Rampah. Kepala sekolah, Khairul Bhakti, S.Pd., menyebutkan pendistribusian MBG dari SPPG Pergulaan belum diterima selama dua hari terakhir. Sebanyak 272 penerima manfaat di sekolah tersebut berharap penyaluran dapat kembali normal.
Harapan yang sama disampaikan Kepala SD Permata Firdaus, Aiga. Ia mengatakan peserta didik dan orang tua mulai mempertanyakan penyebab belum tersalurkannya MBG dari SPPG Firdaus 1. Menurutnya, seluruh penerima manfaat berharap distribusi dapat kembali berjalan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kepala SPPG Kota Galuh 1, E. Barus, membenarkan bahwa dapur yang dipimpinnya belum dapat beroperasi karena masih menunggu pencairan dana Banper. Akibat kondisi tersebut, sekitar 2.380 penerima manfaat belum dapat menerima layanan MBG.
Kepala SPPG Firdaus 1, Bima Azri, menjelaskan pihaknya melayani sebanyak 2.598 penerima manfaat, terdiri dari 2.098 peserta didik dan 500 penerima kategori 3B. Hingga kini operasional dapur masih terganggu karena dana bantuan pemerintah belum masuk ke rekening SPPG.
Hal serupa disampaikan Kepala SPPG Pergulaan, Fitri Insani Harahap. Ia mengatakan dapur yang dipimpinnya melayani sekitar 3.489 penerima manfaat. Operasional belum dapat dimulai kembali setelah libur karena dana Banper masih dalam proses pencairan.
Koordinator BGN Wilayah Serdang Bedagai, Nurhasanah Ritonga, pada Rabu (15/7/2026), menjelaskan bahwa ketiga SPPG tersebut memang belum kembali beroperasi karena dana bantuan pemerintah untuk operasional masih dalam proses pencairan.
Menurutnya, pihak Koordinator Wilayah bersama masing-masing Kepala SPPG telah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan dan saat ini masih menunggu proses penyelesaiannya.
Nurhasanah berharap pencairan dana dapat segera diselesaikan sehingga operasional ketiga dapur kembali normal. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis dapat kembali disalurkan kepada seluruh penerima manfaat, meliputi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita non-PAUD. (Rasum).


