Batu Bara, infojurnalis.com — Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal memperkenalkan potensi wisata unggulan daerah, khususnya kawasan mangrove di Pantai Sejarah, kepada jajaran PTPN IV Regional II, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mempromosikan sektor pariwisata sekaligus menarik dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN. Selain wisata alam, pemerintah daerah juga memperkenalkan beragam kuliner khas sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Nurliana Harahap, Region Head PTPN IV Regional II Budi Susanto, GM Unit Group III Raja Suandi Purba, serta jajaran manajemen kebun di Kabupaten Batu Bara.
Bupati Batu Bara menegaskan bahwa pengembangan wisata mangrove di Pantai Sejarah harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar potensi wisata dapat berkembang tanpa merusak lingkungan.

“Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM,” ujar Baharuddin Siagian.
Selain meninjau wisata mangrove, rombongan juga membahas penguatan sektor pertanian, khususnya terkait infrastruktur irigasi. Pembahasan difokuskan pada kondisi jaringan irigasi, mulai dari saluran primer, sekunder, hingga tersier.
Pemerintah daerah menilai perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini bertujuan agar distribusi air ke lahan pertanian masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pengelolaan air yang efektif juga menjadi perhatian utama. Upaya ini dinilai penting untuk menjamin ketersediaan air dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh koordinasi. Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pengembangan pariwisata sekaligus memperkuat sektor pertanian di daerah.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Batu Bara serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. (MS).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara.


