Deli Serdang, Infojurnalis.com – Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo membuka Musyawarah Pemuda di Aula Cendana Pemkab Deli Serdang, Jumat (28/8/2026).
Musyawarah Pemuda tersebut menjadi ruang dialog antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan berbagai unsur kepemudaan. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemuda Berbicara, Pemerintah Mendengar”.
Dalam sambutannya, Lomlom Suwondo menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang.
Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan peluang besar, tetapi juga membawa tantangan dalam dunia kerja, pendidikan, kewirausahaan, kreativitas, dan kehidupan sosial.
Karena itu, pembangunan kepemudaan di Deli Serdang diarahkan untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter, kreatif, dan memiliki daya saing.
“Pemkab Deli Serdang berkomitmen membuka ruang bagi anak-anak muda agar dapat berkembang, berprestasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah,” ujar Lomlom.
Lomlom juga berharap pemuda Deli Serdang tidak hanya menjadi penonton terhadap perubahan zaman. Ia mendorong generasi muda menjadi pelaku sekaligus penggerak perubahan di daerah.
Ia menyebut, selama sekitar 1,5 tahun kepemimpinannya bersama Bupati Deli Serdang, terdapat sejumlah capaian pembangunan yang berkaitan dengan bidang kepemudaan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Salah satu data yang disampaikan adalah tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025 sebesar 7,69 persen. Angka tersebut turun 0,33 persen dibandingkan Agustus 2024 yang berada pada 8,02 persen.
Pada periode yang sama, penduduk yang bekerja mencapai 92,31 persen pada 2025. Angka tersebut meningkat 0,33 persen dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 91,98 persen.
Persentase angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja juga meningkat. Pada 2025, angkanya mencapai 70,13 persen, naik 2,56 persen dibandingkan Agustus 2024 sebesar 67,57 persen.
Lomlom juga menyampaikan angka kemiskinan yang disebut menurun dari 3,44 persen menjadi 3,11 persen. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, jumlah penduduk miskin disebut turun sekitar 77.700 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 84.240 jiwa.
Dalam Musyawarah Pemuda tersebut, Wabup meminta peserta menyampaikan masukan dan kritik secara terbuka. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pemerintah dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Ketua Panitia sekaligus Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Deli Serdang, Anwar Sadat, mengatakan Musyawarah Pemuda diinisiasi oleh organisasi perangkat daerah lintas sektor.
OPD yang terlibat antara lain Bappeda, Kesbangpol, Diskominfostan, dan Disporparbud Kabupaten Deli Serdang.
Dalam dialog tersebut, panitia menghadirkan sejumlah narasumber. Mereka adalah Dr. Fernanda Putra Adela, S.Sos., M.A. dari Jurusan Ilmu Politik FISIP USU, Praktisi Suluh Muda Indonesia (SMI) Kristian Redison Simarmata, serta Ketua PWI Deli Serdang Lisbon Situmorang.
Anwar mengatakan Musyawarah Pemuda menjadi ruang terbuka bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan masukan kepada Pemkab Deli Serdang.
Masukan tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang menuju Deli Serdang SEHAT. (Rasum).


