Simalungun, Infojurnalis.com — sispamkota menjadi bukti kesiapan nyata aparat kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan ini digelar secara komprehensif di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut), Medan, pada Kamis, (24/04/2026).
Sispamkota di Mapolda Sumut turut dihadiri langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M. Kehadirannya mencerminkan komitmen Polres Simalungun dalam mendukung program peningkatan kesiapsiagaan personel kepolisian di bawah jajaran Polda Sumatera Utara.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat ditemui pada Jumat, (24/04/2026), sekira pukul 22.38 WIB. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Kapolres menjadi bentuk dukungan penuh terhadap kebijakan strategis dalam menghadapi berbagai skenario gangguan keamanan.
“Kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan Sispamkota ini merupakan bentuk nyata komitmen jajaran Polres Simalungun dalam mendukung penuh setiap program dan kebijakan Polda Sumatera Utara, termasuk dalam hal peningkatan kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai skenario gangguan keamanan,” ujar AKP Verry Purba.
Sispamkota yang berlangsung tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolda Sumatera Utara, Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto. Ia menilai seluruh rangkaian simulasi berjalan terstruktur dan mencerminkan kesiapan nyata personel di lapangan.

Dalam simulasi itu diperagakan berbagai tahapan penanganan situasi kontinjensi secara menyeluruh. Mulai dari tahap awal pengamanan, peningkatan eskalasi massa dari kondisi hijau, kuning hingga merah, hingga penanganan kerusuhan, penjarahan, penyanderaan, serta penjinakan bahan peledak.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas. Saya melihat langsung bagaimana kesiapan itu dibangun dari proses latihan yang konsisten, dan hari ini ditampilkan dengan sangat baik,” ucap Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto.
Kapolda Sumut juga mengapresiasi keseriusan seluruh personel yang dinilai mampu menjalankan setiap skenario dengan disiplin serta koordinasi yang solid antar satuan. Kemampuan tersebut dinilai menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perkotaan yang dinamis seperti Medan.
“Dengan latihan seperti ini, saya yakin kesiapan personel kita semakin matang dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Wakapolda Sumatera Utara, Brigjenpol Sonny Irawan, menjelaskan bahwa sispamkota merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menyebutkan kegiatan ini juga dirangkaikan dengan apel akbar sabuk kamtibmas yang melibatkan sekitar 1.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ungkap Brigjenpol Sonny Irawan.
Dari sisi teknis, Kapolrestabes Medan Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan secara bertahap. Persiapan tersebut meliputi tactical floor game hingga latihan berbasis skenario.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan dirancang mendekati kondisi riil di lapangan, sehingga setiap personel memahami peran serta prosedur yang harus dijalankan dalam situasi darurat.
“Kami memastikan seluruh skenario, mulai dari pengendalian massa hingga penanganan ancaman serius, dapat direspons dengan cepat dan tepat,” jelasnya.
Ke depan, latihan serupa akan diterapkan di berbagai titik strategis di Kota Medan dengan didahului sosialisasi kepada masyarakat guna menciptakan pemahaman bersama.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turut menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan aparat dalam menjaga keamanan kota. Ia menilai pelaksanaan sispamkota menunjukkan keseriusan Polri dalam menghadapi berbagai potensi gangguan, baik kriminalitas maupun situasi darurat.
“Kami melihat langsung keseriusan latihan ini. Pemerintah Kota Medan optimistis Polri mampu menjaga keamanan, baik dari gangguan kriminalitas hingga situasi darurat,” ujarnya.
Di akhir, AKP Verry Purba kembali menegaskan bahwa keikutsertaan Kapolres Simalungun dalam kegiatan tingkat Polda ini mencerminkan semangat institusi yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.
“Ilmu dan pengalaman dari Sispamkota ini akan menjadi bekal berharga bagi jajaran Polres Simalungun dalam meningkatkan kualitas pengamanan wilayah demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Simalungun,” tegasnya. (MS).
Sumber: Humas Polres Simalungun.


