Medan, Infojurnalis.com – Polda Sumut menyiapkan 10 personel Polri yang telah memiliki kompetensi khusus sebagai pengemudi truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk membantu memperlancar distribusi energi di Sumatera Utara. Langkah ini menjadi solusi sementara guna mengatasi kekurangan awak mobil tangki (AMT) yang berdampak pada pengiriman BBM di sejumlah wilayah.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut Kombes Pol. Dwi Tunggal Jaladri didampingi Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan saat memberikan keterangan kepada awak media di depan Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (16/7/2026).
Kombes Pol. Dwi Tunggal Jaladri menjelaskan, keputusan menyiapkan personel pengemudi truk tangki diambil setelah rapat koordinasi bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara, BIN Daerah, serta jajaran Polda Sumut.
Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa salah satu kendala utama distribusi BBM adalah berkurangnya jumlah awak mobil tangki. Kondisi itu membuat Polda Sumut mengambil langkah cepat dengan menyiapkan personel yang dapat menggantikan sementara AMT yang tidak dapat bertugas.
Sebanyak 10 personel Polri telah disiapkan untuk diterjunkan sesuai kebutuhan dan berdasarkan permintaan dari pihak terkait. Kehadiran personel tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi BBM sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“kami menyiapkan tambahan 10 personel Polri untuk membantu sebagai pengemudi kendaraan tangki BBM. Ini merupakan langkah sementara agar distribusi BBM tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Kombes Pol. Dwi Tunggal Jaladri.
Ia menegaskan bahwa seluruh personel yang ditugaskan bukan dipilih secara sembarangan. Mereka telah mengikuti pelatihan khusus mengemudikan kendaraan tangki BBM sehingga memahami prosedur keselamatan dan standar operasional selama proses distribusi.
Menurutnya, pelatihan tersebut telah dilaksanakan sejak penanganan gangguan distribusi BBM akibat bencana alam yang terjadi di wilayah Sibolga, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan pada 2025. Pengalaman tersebut membuat personel siap diterjunkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan untuk mendukung distribusi energi.
Selain menyiapkan pengemudi, Polda Sumut juga membuka layanan pengawalan kendaraan tangki BBM selama proses distribusi. Pengawalan dilakukan berdasarkan permintaan dari Pertamina maupun pengelola SPBU agar pengiriman berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu.
Koordinasi antara Polda Sumut, Pertamina, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan juga terus diperkuat untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Kombes Pol. Dwi Tunggal Jaladri memastikan berdasarkan hasil koordinasi, stok BBM di Sumatera Utara masih dalam kondisi mencukupi. Polda Sumut akan terus mendukung berbagai langkah percepatan distribusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. (F).
Sumber: Humas Polda Sumatera Utara.


