Tebing Tinggi, Infojurnalis.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus memperkuat upaya menjaga stabilitas daerah melalui langkah antisipatif terhadap berbagai persoalan sosial dan tantangan pemerintahan. Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Rutin Tim Kewaspadaan Dini (TKD) Kota Tebing Tinggi yang digelar di Ruang Rapat Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Selasa (09/06/2026).
Rapat TKD dipimpin Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik dan dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ghazali Rahman, Kasatpol PP Benny Erikson Hamonangan Hutajulu, Kepala Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Inspektur Kota Muhammad Fachry, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam arahannya, Sekdako Erwin Suheri Damanik mengapresiasi kondisi Kota Tebing Tinggi yang hingga saat ini tetap aman, stabil, dan kondusif. Namun demikian, seluruh perangkat daerah diminta untuk tidak lengah terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk informasi yang beredar melalui media sosial.
Menurut Sekdako, berbagai kritik dan pandangan yang muncul di ruang publik merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara bijaksana. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas sekaligus memastikan pelayanan publik dan pembangunan tetap berjalan dengan baik.
Sekdako menegaskan bahwa stabilitas daerah tidak hanya diukur dari aspek keamanan. Kondisi ekonomi, sosial, kesehatan, hingga tingkat kesejahteraan masyarakat juga menjadi indikator penting yang harus terus dipantau oleh pemerintah.
Masalah sosial menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat tersebut. Sekdako menyoroti sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, penyebaran penyakit menular, kemiskinan, serta berbagai persoalan sosial lain yang berpotensi berkembang apabila tidak ditangani sejak dini.
Berdasarkan hasil pemantauan dan data dari sejumlah perangkat daerah, masih ditemukan kasus Tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, serta penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius agar tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Sekdako mengingatkan bahwa persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, berbagai masalah sosial dapat menjadi fenomena gunung es yang terlihat kecil di permukaan, namun memiliki akar persoalan yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.

Selain membahas persoalan sosial, rapat juga mengulas tantangan internal pemerintahan, terutama terkait percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.
Sekdako menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menjalankan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dengan tetap mematuhi ketentuan administrasi serta regulasi yang berlaku.
Aparatur pemerintah juga diminta meningkatkan kapasitas dan pemahaman terhadap tugas serta tanggung jawab masing-masing, khususnya dalam manajemen proyek dan efisiensi penggunaan anggaran daerah.
Tantangan fiskal turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Pemko Tebing Tinggi ke depan dihadapkan pada upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menyesuaikan proporsi belanja pegawai sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
Sebagai langkah nyata kewaspadaan dini, Sekdako mendorong seluruh OPD agar lebih aktif menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, khitanan massal, serta berbagai kegiatan sosial lainnya yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan media sosial juga menjadi perhatian dalam rapat. Setiap OPD diminta mengoptimalkan kanal media sosial resmi untuk menyebarluaskan informasi positif mengenai program dan kegiatan pemerintah kepada masyarakat.
Menurut Sekdako, publik perlu mengetahui berbagai upaya dan capaian yang telah dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan hadirnya pemerintah melalui program-program nyata, kepercayaan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga.
Rapat TKD tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi dan masukan yang akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam menyusun langkah strategis untuk menjaga stabilitas daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di masa mendatang. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.


