Jakarta, infojurnalis.com — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung upacara pemakaman militer almarhum Juwono Sudarsono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu (29/03/2026). Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa.
Pemakaman militer ini menjadi simbol penghormatan tertinggi dari negara kepada sosok yang telah berkontribusi besar dalam bidang pertahanan dan pemerintahan. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan dengan penuh penghormatan dan suasana haru.
Juwono Sudarsono dikenal sebagai tokoh penting yang pernah menjabat Menteri Pertahanan pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono. Dedikasinya dalam memperkuat sektor pertahanan nasional menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Atas jasa-jasanya, almarhum juga dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas kontribusi besar yang telah diberikan semasa hidupnya.
Dalam amanatnya, Menteri Pertahanan menyampaikan penghormatan terakhir atas nama negara dan bangsa. Ia menegaskan bahwa pengabdian almarhum menjadi teladan bagi generasi penerus.
“Atas nama negara dan bangsa, kami mempersembahkan jiwa, raga, dan jasa almarhum ke persada Ibu Pertiwi. Semoga dharma bakti almarhum menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin.
Upacara pemakaman ini menutup rangkaian penghormatan negara kepada Juwono Sudarsono, yang dikenang sebagai tokoh berdedikasi tinggi dalam pengabdian kepada Indonesia. (Red/Rel).
Sumber: Kemhan RI.


