Kebakaran Medan Selayang: Toko Grosir dan Rumah Warga Ludes, Diduga Korsleting Listrik

Medan, infojurnalis.com — Kebakaran hebat melanda Jalan Setiabudi, Pasar II, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Minggu (29/03/2026) dini hari. Peristiwa ini menghanguskan dua bangunan, yakni satu unit toko grosir dan satu rumah warga.

Kebakaran Medan Selayang tersebut mengakibatkan toko grosir milik Ramli Yusuf (50) dan rumah milik Ida Wati (35) terbakar hingga rata dengan tanah. Api dengan cepat membesar karena banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar di dalam toko.

Menurut Zahrul, anak pemilik toko, api pertama kali muncul dari dalam toko saat dirinya bersama pekerja sedang keluar sebentar untuk membeli makanan. Saat kembali, kondisi sudah dipenuhi warga dan api telah membesar.

“Kami keluar beli makan, mungkin cuma sekitar lima menit. Pas balik, orang sudah ramai di depan dan toko sudah terbakar,” ujar Zahrul.

Zahrul bersama pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api terus membesar dan merambat ke bangunan rumah di sebelahnya.

Ia juga menyebut sumber api belum dapat dipastikan, namun titik awal kebakaran diduga berasal dari dalam toko.

Sementara itu, pemilik rumah, Ida Wati, mengungkapkan dirinya bersama keluarga sedang tertidur saat kejadian berlangsung. Ia terbangun setelah mendengar keributan warga di luar rumah.

“Saya, suami, anak, dan orang tua sedang tidur. Karena ribut di luar, saya keluar dan lihat api sudah besar dari toko,” katanya.

Ia bersama suaminya langsung mengevakuasi seluruh anggota keluarga untuk menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun seluruh harta benda di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.

“Tidak ada yang luka, tapi semua barang habis terbakar,” ungkapnya.

Petugas pemadam kebakaran Kota Medan mengerahkan empat unit armada ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku selama sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan lain.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Harles Gultom, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Namun, kami masih menunggu hasil penyelidikan tim Inafis. Untuk korban jiwa maupun luka nihil,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. (Febi).

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news