Dialog Cipayung Plus, Wali Kota Tebing Tinggi Tegaskan Kritik Mahasiswa Jadi Energi Pembangunan

Tebing Tinggi, Infojurnalis.com – Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi tidak menutup diri terhadap kritik. Sebaliknya, setiap masukan dari mahasiswa dinilai sebagai energi penting untuk memperbaiki kualitas pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri dialog strategis bersama organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus. Kegiatan berlangsung di Kafe Kawan Kofie, Jalan Diponegoro Simpang Rambung, Jumat (10/7/2026), dalam suasana santai namun tetap membahas berbagai isu pembangunan daerah.

Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan bahwa kritik, baik yang bersifat positif maupun negatif, merupakan bagian dari proses evaluasi pemerintah. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Kami tidak anti-kritik. Kritik, baik positif maupun negatif, pada hakikatnya adalah bagian dari perbaikan pembangunan. Pemerintah kota memiliki komitmen kuat untuk selalu bertindak dan mengambil kebijakan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar H. Iman Irdian Saragih.

Wali Kota juga mengajak mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mengawal berbagai sektor strategis. Ia menilai peran generasi muda sangat dibutuhkan untuk meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendorong pembangunan yang lebih berkualitas.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa penting dalam fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah. Ia berharap sinergi tersebut dapat diperkuat, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dia

Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tebing Tinggi, Ramadhan Barqah Pulungan, menjelaskan bahwa dialog tersebut digelar sebagai wadah komunikasi yang sehat dan konstruktif antara pemerintah dengan kalangan mahasiswa.

Melalui forum tersebut, pemerintah berharap terbangun kesamaan persepsi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan.

Dialog berlangsung secara formal dan interaktif dalam tiga sesi pembahasan. Dalam kesempatan itu, perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus menyampaikan sejumlah masukan terkait transparansi laporan keuangan daerah, akuntabilitas pelaksanaan proyek pemerintah, serta perlunya memperluas keterlibatan pemuda dalam proses pengambilan keputusan strategis.

Mahasiswa juga menyampaikan aspirasi mengenai pelayanan publik, mulai dari kepastian realisasi program beasiswa pendidikan, pemerataan pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap pedagang kecil, hingga penguatan program kepemudaan di Kota Tebing Tinggi.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas pandangan kritis yang disampaikan mahasiswa. Ia menegaskan komitmen Pemko Tebing Tinggi untuk terus meningkatkan transparansi serta memperkuat komunikasi publik dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.

Dialog ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah dan mahasiswa. Keterbukaan terhadap kritik diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih akuntabel dan partisipatif.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus, di antaranya HMI, GMNI, IMM, Himmah, KAMMI, dan Himapsi.

Turut hadir Kabag Pemerintahan Setdako Tebing Tinggi Azanul Akbar Lubis, Kabag Prokopim Setdako Tebing Tinggi Faisal Ahmad, serta tim peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (Supriadi Gugun).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news