Desakan Keras! Aktivis Mahasiswa Minta Polisi Razia Mega Park Medan dari Dugaan Peredaran Ekstasi

Medan, infojurnalis.com – Desakan tegas datang dari aktivis mahasiswa Kota Medan terkait dugaan peredaran narkotika di kawasan hiburan malam Mega Park Medan. Aktivis Ridho Siregar meminta aparat kepolisian, khususnya Polda Sumatera Utara, segera turun tangan melakukan razia dan penindakan nyata.

Desakan ini muncul setelah adanya dugaan kuat peredaran pil ekstasi di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di kawasan tersebut. Aktivitas ini dinilai berpotensi merusak generasi muda, terutama saat akhir pekan ketika lokasi hiburan dipadati pengunjung.

Ridho menegaskan bahwa malam minggu menjadi waktu paling rawan. Ribuan anak muda berkumpul di tempat hiburan, yang disebut-sebut berpotensi menjadi titik peredaran narkoba. Karena itu, ia meminta pengawasan ketat dan tindakan langsung dari aparat penegak hukum.

Beberapa lokasi yang secara khusus diminta untuk dipantau dan dirazia antara lain X-Tend, D’Blues, Empire, dan The Lion. Tempat-tempat tersebut disebut sebagai titik strategis yang perlu perhatian serius dari pihak kepolisian.

“Kami mendesak Kapolda Sumut dan jajarannya untuk tidak tinggal diam. Malam ini adalah malam minggu, di mana ribuan anak muda berkumpul. Jika tidak ada tindakan nyata atau razia besar-besaran, kita sama saja membiarkan generasi bangsa hancur karena pesta ekstasi di depan mata kita,” ujar Ridho Siregar di Medan, Sabtu (28/03/2026).

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi hiburan malam tidak boleh sekadar formalitas. Menurutnya, langkah konkret sangat dibutuhkan untuk memastikan Kota Medan terbebas dari peredaran gelap narkotika yang kian mengkhawatirkan.

Ridho juga menekankan pentingnya keberanian aparat dalam menegakkan hukum. Ia mengingatkan agar tidak ada kesan bahwa hukum kalah oleh kepentingan bisnis hiburan malam.

“Jangan sampai hukum kalah dengan pengelola hiburan malam. Kami mendukung Polri untuk membersihkan Medan dari narkoba. Selamatkan anak muda kita sebelum terlambat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak aktivis menyatakan akan terus memantau situasi di lapangan. Mereka berharap Polda Sumatera Utara segera mengambil langkah konkret demi menjaga keamanan, kondusivitas, serta masa depan generasi muda di wilayah tersebut. (Red/Rel).

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news