Kabanjahe, infojurnalis.com – Arus mudik Kabanjahe 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kepadatan penumpang terlihat di Terminal Atas dan Terminal Bawah Kota Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis (19/03/2026).
Arus mudik ini didominasi penumpang dengan tujuan berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Medan, Pematangsiantar, Simalungun, Dairi, hingga Pakpak Barat.
Sejak pagi hari, ratusan calon penumpang tampak memadati area terminal untuk menunggu keberangkatan angkutan umum. Kondisi ini membuat aktivitas di terminal jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.
Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Wilayah Kabanjahe Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Ramli Simamora, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat dalam beberapa hari terakhir.
“Dari posko monitoring angkutan lebaran yang kita siapkan memang terjadi peningkatan jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Kota Kabanjahe menuju berbagai daerah seperti Medan, Siantar, Simalungun, Dairi dan Pakpak Barat,” ujarnya di Kabanjahe.
Menurutnya, lonjakan penumpang tidak hanya berasal dari masyarakat yang hendak mudik Lebaran, tetapi juga dipengaruhi masa libur panjang.
“Selain masyarakat yang mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman, ada juga warga non muslim yang memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk berlibur ke sejumlah daerah,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan yang terus meningkat, pihak pengelola terminal melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas penumpang dan operasional angkutan umum.
Petugas juga mengimbau para sopir angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang serta mematuhi aturan lalu lintas selama melayani arus mudik.
Sementara itu, sejumlah penumpang memilih berangkat lebih awal guna menghindari lonjakan yang diperkirakan akan semakin tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dari Kabanjahe ke berbagai daerah di Sumatera Utara, aktivitas di Terminal Atas dan Terminal Bawah diperkirakan akan terus padat hingga mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. (Febi).


