Tapanuli Tengah, Infojurnalis.com – Pembangunan Jembatan Aramco di Dusun III, Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, akhirnya rampung. Jembatan sepanjang 10 meter yang melintasi Sungai Aek Hompa tersebut kini sudah dapat digunakan masyarakat sebagai jalur penghubung antarwilayah.
Penyelesaian pembangunan jembatan dilakukan oleh Kodim 0211/Tapanuli Tengah bersama personel Yon TP 908/GD pada Rabu (17/06/2026). Kehadiran jembatan ini menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya mengalami kendala.
Jembatan Aramco dibangun melalui sejumlah tahapan pekerjaan yang dilakukan secara bertahap. Proses diawali dengan pembersihan lokasi pembangunan dan penyiapan jalur menuju titik pengerjaan. Setelah itu, personel melaksanakan pembuatan fondasi serta dudukan jembatan sebagai penopang konstruksi utama.
Tahapan berikutnya adalah pemasangan struktur Aramco, penimbunan area sekitar jembatan, pemadatan, hingga penyelesaian akhir pada bagian konstruksi. Seluruh pekerjaan didukung penggunaan alat berat excavator untuk mempercepat proses pembangunan.

Selain alat berat, pengerjaan juga memanfaatkan berbagai peralatan manual seperti cangkul, sekop, linggis, angkong, serta perlengkapan kerja lainnya. Kolaborasi penggunaan alat tersebut membuat proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
Memasuki tahap akhir, personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah dan Yon TP 908/GD melakukan pembersihan badan jalan menuju jembatan. Mereka juga menyelesaikan pengecatan handrail serta penyempurnaan berbagai bagian konstruksi agar jembatan siap digunakan.
Dua unit Aramco yang menjadi struktur utama jembatan telah terpasang dengan baik. Dengan selesainya seluruh pekerjaan, kendaraan roda dua maupun roda empat kini dapat melintasi jembatan dengan aman dan nyaman.
Jembatan Aramco ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat Desa Sigiring-giring dan sekitarnya. Akses transportasi yang semakin baik juga akan mempermudah berbagai aktivitas warga.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah.
Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah yang diinisiasi melalui gagasan Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (Red/Rel).
Sumber: Pendam I/BB.


