Medan, Infojurnalis.com – Usai menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2025 dari BPK Perwakilan Sumatera Utara, Bupati Dairi Vickner Sinaga langsung menggelar rapat kerja bersama jajaran pemerintah daerah, Jumat (29/05/2026).
Rapat kerja tersebut berlangsung di Mess Pemkab Dairi, Jalan Jamin Ginting, Medan, sekaligus membahas percepatan pembangunan daerah dan penataan aset milik pemerintah yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam rapat tersebut, Bupati Dairi mengevaluasi kegiatan gotong royong serentak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sumbul, Pegagan Hilir, dan Siempat Nempu Hilir.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan meliputi penimbunan jalan berlubang menggunakan sirtu atau base, pembersihan badan jalan, pembersihan drainase, pembuatan drainase alam, penyemprotan bahu jalan dengan herbisida, pengecoran jalan di Desa Lae Markelang, hingga perbaikan jembatan di Pegagan Hilir.
Bupati Vickner Sinaga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mencegah genangan air melalui program JATAGENA atau Jalan Tanpa Genangan Air.
Selain evaluasi gotong royong, Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah terkait segera menyelesaikan tahapan administrasi, perencanaan teknis, dan proses pengadaan agar proyek fisik Tahun Anggaran 2026 dapat mulai berkontrak pada awal Juni 2026.
“Kami memahami harapan masyarakat terhadap perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya. Pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan sesuai kemampuan keuangan daerah dan mekanisme pengadaan yang berlaku,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, kondisi Mess Pemkab Dairi di Kota Medan turut menjadi perhatian khusus.
Bupati meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, status pemanfaatan, serta langkah optimalisasi aset daerah agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi aset penting dilakukan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan bertanggung jawab.
Rapat kerja tersebut menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Dairi dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta memperbaiki pengelolaan aset pemerintah.
Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Kabupaten Dairi Sabam Sibarani, Sekda Charles Bantjin, Staf Ahli Erwin Sitorus, Inspektur Jonny Hutasoit, Kepala Dinas PUTR Masaraya Berutu, Kepala BKAD Rahmat Syah Munthe, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Kabag Protokol, para camat terkait, serta Kepala Desa Pegagan Julu VIII. (Win).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Dairi.


