Labusel, infojurnalis.com – Jelajah Desa menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam menyerap aspirasi masyarakat hingga ke pelosok. Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, turun langsung dalam kegiatan Jelajah Desa Jilid IV pada Sabtu, 11 April 2026.
Jelajah Desa ini difokuskan untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran. Bupati memilih turun langsung ke lapangan agar dapat melihat kondisi riil sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat tanpa perantara.
Perjalanan dimulai dari rumah dinas di Desa Hadundung menuju Dusun Bangun Sentosa, Desa Teluk Rampah, Kecamatan Torgamba. Dalam kegiatan ini, Bupati didampingi Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, jajaran OPD, serta komunitas trabas yang membantu menjangkau akses jalan yang sulit.

Kehadiran rombongan disambut antusias warga. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat secara langsung menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur, terutama jalan desa yang rusak dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Menanggapi aspirasi itu, Bupati Fery langsung memastikan pembangunan jalan di Dusun Bangun Sentosa akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa akses jalan merupakan kebutuhan utama untuk mendukung pergerakan ekonomi warga.
Jelajah Desa juga menjadi ruang bagi kelompok masyarakat lain untuk menyampaikan kebutuhan. Sejumlah ibu-ibu mengusulkan bantuan alat nasyid untuk kegiatan keagamaan. Permintaan tersebut langsung direspons cepat oleh bupati dengan instruksi kepada ajudannya untuk segera ditindaklanjuti.

Kegiatan berlanjut ke Kantor Desa Rasau. Di lokasi ini, bupati menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok rentan di wilayah tersebut.
Bupati Fery menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Syahdian Purba untuk menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke daerah terpencil. Menurutnya, turun langsung ke lapangan menjadi cara paling efektif untuk memahami kebutuhan masyarakat secara nyata.
Setelah agenda ramah tamah dan makan siang bersama di mess perkebunan AEP, rombongan melanjutkan perjalanan ke Dusun Aek Torop, Desa Asam Jawa, sebelum kembali ke kediaman.
Program Jelajah Desa ini menunjukkan pendekatan aktif pemerintah daerah dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang lebih responsif, inklusif, dan tepat sasaran di seluruh wilayah Labuhanbatu Selatan. (Rjs).


