Batu Bara, infojurnalis.com – Peristiwa bocah tersetrum listrik terjadi di kolam pemandian Simpang Bandar Tinggi, Desa Simpang Kopi, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Selasa siang (25/03/2026). Dua anak laki-laki berusia 10 tahun menjadi korban saat sedang berenang.
Insiden bocah tersetrum ini langsung menyita perhatian warga setelah video dan informasi kejadian tersebut viral di media sosial Facebook. Unggahan dari akun @Bambang Irawan dan @Mustafa Kamal Fasha II memicu beragam reaksi dari warganet.
Kedua korban diketahui berinisial Jko dan Jk, warga Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih. Usai kejadian, keduanya segera dibawa oleh keluarga bersama pihak pengelola ke RS Bidadari Batu Bara untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi bocah tersetrum tersebut kini dilaporkan telah stabil setelah mendapatkan perawatan dari tenaga medis. Penanganan cepat disebut menjadi faktor penting dalam menyelamatkan korban.
Dalam keterangan yang beredar, pihak pengelola kolam pemandian disebut bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Pengelola juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban serta berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas kolam.
Selain itu, pengelola berkomitmen melakukan perbaikan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya kejadian tersebut. Kanit Reskrim Polsek Indra Pura, Ipda Evan Hutabarat, mengatakan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa bocah tersetrum tersebut.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Aparat berupaya memastikan sumber listrik yang menyebabkan kejadian dan menelusuri kemungkinan adanya kelalaian dalam pengelolaan fasilitas kolam. (MS).


