Polda Aceh Peringati Nuzulul Qur’an, Perkuat Iman dan Profesionalisme Personel Polri

Banda Aceh – Polda Aceh menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Banda Aceh, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta meningkatkan profesionalisme personel Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo dan dihadiri Irwasda Polda Aceh, para pejabat utama (PJU), serta personel Polda Aceh. Turut hadir Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ira Marzuki bersama pengurus Bhayangkari, para warakawuri, purnawirawan Polri, serta sejumlah undangan lainnya.

Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Aceh, sehingga peringatan Nuzulul Qur’an dapat dirasakan oleh seluruh personel secara serentak.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Aceh membacakan amanat Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah. Dalam amanatnya, Kapolda Aceh menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.

Peristiwa tersebut menjadi tonggak awal turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Di dalamnya terkandung nilai-nilai penting seperti kebenaran, keadilan, kejujuran, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolda Aceh menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya sekadar kegiatan seremonial. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

Pada peringatan tahun ini, Polda Aceh mengangkat tema “Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Menguatkan Soliditas dalam Mendukung Transformasi Polri untuk Masyarakat”.

Nuzulul qur'an

Melalui tema tersebut, Kapolda Aceh menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas kepolisian. Sebagai insan Bhayangkara, anggota Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum secara adil dan bermartabat.

Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga implementasi Polri Presisi dapat tercermin melalui sikap profesional, transparan, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Aceh juga mengajak seluruh jajaran Polda Aceh memanfaatkan momentum Nuzulul Qur’an untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.

“Dengan semakin memahami dan mengamalkan Al-Qur’an, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan profesional dalam menjalankan tugas serta semakin dekat dengan Allah SWT,” demikian amanat Kapolda Aceh yang dibacakan Wakapolda Aceh.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta juga mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh ulama Walidy Bustamam Usman. Dalam tausiahnya, ia menekankan pentingnya memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta kehidupan yang lebih baik, adil, dan bermartabat.

Nuzulul qur'an

Peringatan Nuzulul Qur’an di Polda Aceh ditutup dengan penyerahan bingkisan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah oleh Wakapolda Aceh bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh kepada perwakilan satuan kerja Polda Aceh, perwakilan pers, warakawuri, purnawirawan Polri, serta perwakilan pegawai harian lepas (PHL) Polda Aceh.

Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus mempererat silaturahmi antara pimpinan Polda Aceh dengan seluruh unsur keluarga besar kepolisian serta mitra kerja. (Red/Rel).

 

Sumber: Humas Polda Aceh

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news