Samosir, Infojurnalis.com – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung meresmikan Gereja dan Aula Katolik Santo Paulus Saitnihuta, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (20/09/2026).
Peresmian Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung.
Acara tersebut turut dihadiri Uskup Tanjung Karang Vinsensius Setiawan Triatmojo, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Anggota DPR RI Rapidin Simbolon, Kapolres Samosir Rina S.N. Tarigan, Pabung 0210 TU T. Siringo-ringo, Kalapas Pangururan Binsar Sitanggang, serta Anggota DPRD Samosir Parluhutan Samosir dan Renaldi Naibaho.
Turut hadir Pastor Elio Sihombing, para donatur, pimpinan OPD Pemkab Samosir dan sejumlah undangan lainnya.
Rangkaian peresmian diawali pawai dari kawasan Bundaran Jembatan Tano Ponggol menuju lokasi Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta. Ratusan umat mengikuti pawai tersebut dengan suasana sukacita.
Bupati Vandiko bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dan sejumlah pimpinan OPD Pemkab Samosir juga berjalan bersama umat dalam rangkaian pawai.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan pemerintah daerah dengan masyarakat dalam kehidupan keagamaan. Pawai yang melewati kawasan Tano Ponggol juga menghadirkan suasana kebersamaan di kawasan yang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Samosir.
Dalam sambutannya, Bupati Vandiko mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan juga mencakup pembangunan manusia secara utuh, termasuk kehidupan iman dan keagamaan masyarakat.
“Pemerintah tidak hanya hadir dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam pembangunan kehidupan masyarakat, termasuk kehidupan keagamaan. Karena pembangunan daerah pada akhirnya adalah pembangunan manusia secara utuh,” ujar Vandiko.

Vandiko berharap Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta tidak hanya digunakan sebagai tempat peribadatan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kasih, persaudaraan dan kepedulian sosial.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan gereja tersebut. Menurutnya, selesainya pembangunan rumah ibadah itu menunjukkan adanya gotong royong, pengorbanan dan kebersamaan umat.
“Semoga apa yang telah dibangun ini menjadi berkat bagi umat dan semakin memperkuat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Samosir,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan ucapan selamat atas pemberkatan dan peresmian Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta.
Ariston mengapresiasi para pastor, panitia pembangunan, donatur, umat dan seluruh pihak yang memberikan waktu, tenaga serta dukungan selama proses pembangunan gereja.
“Selamat atas pemberkatan dan peresmian Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta. Kita patut bersyukur karena melalui kerja keras, pengorbanan dan kebersamaan banyak pihak, gereja ini akhirnya dapat berdiri dan diresmikan,” ujar Ariston.
Menurut Ariston, kehadiran Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung dan Uskup Tanjung Karang Vinsensius Setiawan Triatmojo menjadi kehormatan bagi umat dan masyarakat Kabupaten Samosir.
Ia berharap Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta dapat memberikan manfaat bagi umat dan menjadi tempat untuk memperkuat persaudaraan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ariston juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan, saling menghargai dan membangun kehidupan yang penuh kasih serta persaudaraan.
Peresmian Gereja dan Aula Katolik Santo Paulus Saitnihuta menjadi momentum bagi umat Katolik di Samosir. Selain menandai selesainya pembangunan rumah ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan, gotong royong, kerukunan dan persaudaraan di Kabupaten Samosir. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.


