FSQ Asahan 2026 Resmi Ditutup, Dandim Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Islam

Asahan, Infojurnalis.com – Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi ditutup di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (02/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., memberikan motivasi kepada para peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan melestarikan seni budaya Islam.

FSQ Kabupaten Asahan 2026 mengusung tema “Dengan Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026, Mari Kita Bangun Sumber Daya Manusia Melalui Pelestarian Seni Budaya Islam Sejak Dini”. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Asahan.

Kehadiran Dandim 0208/Asahan menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Islam di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta, khususnya generasi muda yang turut berpartisipasi dalam mengembangkan seni bernuansa Islami.

Menurut Edy Syahputra, Festival Seni Qasidah tidak hanya menjadi ajang perlombaan untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, dan penanaman kecintaan terhadap seni budaya Islam sejak usia dini.

“Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan dan membangun semangat kebersamaan. Yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai positif yang terkandung dalam seni qasidah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Dandim.

Ia berharap pelestarian seni budaya Islam dapat terus berkembang di Kabupaten Asahan, terutama di kalangan generasi muda. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pembina, dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berakhlak.

Selama rangkaian kegiatan FSQ Kabupaten Asahan 2026, para peserta dari seluruh kecamatan menunjukkan kemampuan terbaik dalam berbagai cabang seni qasidah yang diperlombakan. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni budaya Islam di daerah.

Dengan berakhirnya festival ini, FSQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga mendorong generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan menjaga warisan seni budaya Islam sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Asahan. (OK. Zulfan).

Sumber: Penerangan Kodim 0208 Asahan.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news