Info Jurnalis | Band alternative asal Bogor, Superstereo, resmi merilis single terbaru berjudul “Simpati Hati”. Lagu tersebut menjadi lanjutan perjalanan musikal mereka setelah merilis “Langkah Tersisa”, “Satu Kenyataan”, “Sahabat”, dan “Hello”.
Dalam single terbaru ini, Superstereo menghadirkan musik ballad pop rock dengan nuansa emosional yang kuat. Permainan gitar yang hangat berpadu dengan vokal ekspresif menjadi fondasi utama lagu tersebut.
“Simpati Hati” Bicara Tentang Kehadiran yang Bermakna
Tidak Dramatis, Tetapi Dekat dengan Kehidupan
“Simpati Hati” mengangkat tema ketulusan dan pentingnya hadir bagi seseorang pada momen tertentu. Lagu ini tidak berbicara soal hubungan yang rumit. Superstereo memilih menggambarkan perhatian sederhana yang sering kali justru paling diingat.
“Liriknya menggambarkan hubungan yang tidak selalu harus diungkapkan secara besar, tetapi justru hadir lewat perhatian sederhana dan bermakna,” ungkap personel Superstereo.
Lagu ini dibangun dengan pendekatan yang ringan namun emosional, seperti percakapan malam yang sederhana tetapi sulit dilupakan.
Pengaruh Musik Era 90-an Terasa Kuat
Alternative Pop Rock Jadi Dasar Aransemen
Superstereo menyebut musik pop rock era 90-an hingga awal 2000-an sebagai salah satu inspirasi utama mereka dalam menciptakan “Simpati Hati”.
“Kami banyak terinspirasi dari musik pop rock era 90-an hingga awal 2000-an yang terasa jujur dan relate. Lagu ini adalah cara kami membawa nuansa itu ke dalam konteks yang lebih modern,” ujar Superstereo.
Pengaruh tersebut membuat lagu memiliki dinamika ballad yang kuat, namun tetap dikemas dengan produksi yang sesuai dengan selera pendengar saat ini.
Musik Superstereo Dinilai Punya Karakter yang Semakin Jarang Ditemukan
Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik menilai pendekatan musik yang dimainkan Superstereo mulai jarang muncul di generasi baru band Indonesia.
Ia menyebut band ini tetap mempertahankan harmoni manis dan karakter sound yang jernih dalam musik mereka.
Menurutnya, pendekatan seperti itu pernah menjadi warna kuat dalam musik alternative Indonesia pada era sebelumnya, namun kini tidak banyak dimainkan.
Daftar Kredit dan Personel
“Simpati Hati” ditulis oleh Rulyanto Sukandar yang juga menjadi produser lagu. Proses rekaman dilakukan di Working Space Studio dan tahap mixing mastering dikerjakan oleh Adi Pentana di Xumber Maxmur Studio.
Personel Superstereo terdiri dari:
- Ridho Zuliansyah — vokal
- Rulyanto Sukandar — gitar 1
- Alam Samudra — gitar 2
- Aef Saefudin Billy — bass
- Temmie Ivano — drum
Single “Simpati Hati” saat ini telah tersedia di seluruh platform musik digital.


