Sei Rampah, Infojurnalis.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menyambut positif rencana pelaksanaan kegiatan Silaturahim Anak Bangsa yang digagas Yayasan Sa’id Aqil Siradj (SAS) Center. Kegiatan ini dinilai menjadi sarana strategis untuk memperkuat persaudaraan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Silaturahim Anak Bangsa mengusung tema “Jalan Tengah di Tengah Keberagaman: Merajut Persaudaraan, Menguatkan Kebangsaan”. Rencana kegiatan tersebut disampaikan dalam audiensi panitia pelaksana yang diterima Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan di ruang kerjanya di Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (18/06/2026).
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Silaturahim Anak Bangsa Tulus P. Sipahutar, S.E., M.Tr.Ak. bersama rombongan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Akmal, AP., M.Si., serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait.
Ketua Panitia Silaturahim Anak Bangsa, Tulus P. Sipahutar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan ruang dialog kebangsaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dari lintas agama, budaya, dan latar belakang sosial.
Menurut Tulus, pendekatan jalan tengah atau moderasi yang diusung dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai toleransi, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh persatuan bangsa.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat kebangsaan,” ujar Tulus.
Ia menambahkan, kegiatan Silaturahim Anak Bangsa dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Regale International Convention Center, Medan.

Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan menyampaikan apresiasi atas inisiatif SAS Center yang dinilai menghadirkan ruang dialog konstruktif bagi masyarakat.
Adlin menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Karena itu, berbagai upaya untuk memperkuat nilai persaudaraan dan kebersamaan perlu terus didorong melalui kegiatan yang inklusif.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat menjaga persatuan, saling menghormati, dan membangun komunikasi yang baik dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Adlin Tambunan.
Dukungan terhadap kegiatan yang memperkuat nilai kebangsaan, toleransi, dan kerukunan sosial, lanjut Adlin, sejalan dengan komitmen Pemkab Sergai dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Menurut Ketua PW GP Ansor Sumut tersebut, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga harmoni sosial dan kebersamaan.
“Kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan antar komponen masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Adlin yang juga merupakan Doktor Studi Pembangunan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.
Ia berharap kolaborasi seluruh elemen tersebut dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. (Rasum).


