Tebing Tinggi, Infojurnalis.com – Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menegaskan pentingnya peningkatan kinerja aparatur, optimalisasi program kerja, dan pemberantasan pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan di Ruang Mawar, Lantai III Balai Kota Tebing Tinggi, Jalan Dr. Sutomo No. 14, Senin (2/11/2026).
Rakor yang diikuti jajaran kepala perangkat daerah tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus upaya menyusun langkah untuk meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam arahannya, Iman Irdian mengingatkan bahwa rakor tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin atau tempat berdiskusi. Setiap pembahasan harus menghasilkan keputusan dan langkah konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) memiliki kepekaan sosial dalam menjalankan tugas. Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu memahami kondisi, kebutuhan, serta persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Harapan kita semua tentu kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Kita juga harus bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat,” tegas Wali Kota.
Iman Irdian menjelaskan, rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi pada bulan sebelumnya. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan program kerja yang telah direncanakan berjalan sesuai target dan dilaksanakan secara optimal.
Selain pencapaian target, ia menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah. Seluruh jajaran diminta saling mendukung agar pelaksanaan tugas pemerintahan berjalan lebih efektif dan tidak terhambat oleh kurangnya koordinasi.
Wali Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap integritas aparatur. Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun di lingkungan Pemko Tebing Tinggi.
“Rakor ini kita buat supaya mempermudah Bapak dan Ibu sekalian untuk saling support. Tunjukkan integritas, jangan ada pungli,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, menjelaskan bahwa mekanisme pembahasan rakor masih menggunakan pola yang telah diterapkan pada pertemuan sebelumnya.
Pembahasan dibagi menjadi tiga forum utama, yaitu bidang ekonomi, pemerintahan, dan infrastruktur. Masing-masing forum melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai dengan bidang tugasnya.
Dalam setiap forum, SKPD diminta menyampaikan perkembangan pelaksanaan program kerja. Hasil pemaparan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi, penguatan, dan arahan lanjutan dari Wali Kota.
“SKPD menyampaikan progres masing-masing, dan nantinya kami akan memberikan penguatan serta arahan lanjutan dari Bapak Wali Kota,” ujar Erwin.
Rangkaian rakor kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program dari masing-masing SKPD, Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane, serta Direktur PDAM Tirta Bulian.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Rapat juga diselingi istirahat, salat, dan makan (ishoma) pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane, drg. Lili Marliana, Direktur PDAM Tirta Bulian, Hadi Sucipto, para kepala SKPD, camat, serta kepala bagian di lingkungan Pemko Tebing Tinggi. Tim peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tebing Tinggi juga mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui rakor ini, Pemko Tebing Tinggi mendorong seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi, merealisasikan target program kerja, serta menjaga integritas birokrasi. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.


