Perencanaan Anggaran 2027 Dairi Ditutup, Bupati Tegaskan Disiplin Penggunaan Dana TKD

Dairi, Infojurnalis.com – Bupati Dairi, Vickner Sinaga, secara resmi menutup Sosialisasi Perencanaan Penganggaran Daerah Tahun Anggaran 2027 di Balai Budaya Sidikalang, Selasa sore (30/06/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi.

Perencanaan anggaran 2027 menjadi fokus utama dalam kegiatan yang sebelumnya dibuka oleh Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala. Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berupaya menyamakan persepsi dan menyelaraskan program prioritas pembangunan yang akan dijalankan pada tahun mendatang.

Bupati Dairi menegaskan bahwa sosialisasi perencanaan penganggaran daerah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyusunan anggaran. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun program kerja yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Perencanaan anggaran daerah juga diharapkan mampu mendukung penerapan sistem berbasis digital dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Dengan demikian, target pembangunan daerah dapat dicapai secara lebih terukur dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Bupati Vickner Sinaga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan program yang bersumber dari dana Transfer ke Daerah (TKD), termasuk tambahan dana transfer yang dialokasikan untuk penanganan kebencanaan.

Dana TKD, menurut Bupati, harus digunakan sesuai dengan tujuan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak menggunakan anggaran tersebut di luar peruntukan yang telah diatur dalam regulasi.

Bupati menegaskan bahwa program yang didanai melalui Transfer ke Daerah, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan, wajib digunakan untuk mendukung penanganan kebencanaan. Penggunaan yang tidak sesuai berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, saat membuka kegiatan pada pagi hari, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menyampaikan bahwa kondisi fiskal Kabupaten Dairi pada tahun 2026 masih relatif rendah. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah program prioritas pembangunan belum dapat diakomodasi secara optimal.

Menurut Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan dapat mempertimbangkan kembali alokasi Transfer ke Daerah bagi Kabupaten Dairi pada tahun 2027.

Harapan tersebut disampaikan agar lebih banyak program prioritas pembangunan dapat direalisasikan untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Penutupan kegiatan turut dihadiri Staf Khusus Menteri Bidang Politik dan Media, DR. Kastorius Sinaga, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Maurist Panjaitan.

Sementara itu, pada sesi pembukaan sosialisasi sebelumnya menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, yaitu Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni, Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Fernando H. Siagian, dan Perencana Ahli Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Aripradana.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, serta peserta dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi. (Win).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Dairi.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news