Jakarta, Infojurnalis.com – IN-Journal Chapter II yang digelar PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM sukses menarik antusiasme puluhan jurnalis di Sumatera Utara. Mengusung tema “Menulis Jejak untuk Bumi”, ajang kompetisi jurnalistik ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kolaborasi dengan insan pers dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
IN-Journal Chapter II merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan sebelumnya yang mendapat respons positif. Melalui kompetisi ini, INALUM mendorong lahirnya karya jurnalistik yang informatif, edukatif, serta mampu mengangkat berbagai upaya pelestarian lingkungan kepada masyarakat luas.
Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis sumber daya alam, INALUM menilai keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui program konservasi di lapangan. Perusahaan juga memandang penyebaran informasi yang akurat dan berkualitas memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Corporate Secretary PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Mahyaruddin AR, Rabu (22/7/2026), menyampaikan apresiasi kepada seluruh jurnalis yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Menurut Mahyaruddin, kualitas karya yang terus meningkat menunjukkan semakin besarnya perhatian insan media terhadap isu lingkungan. Ia berharap IN-Journal terus menjadi ruang kolaborasi yang menghasilkan karya jurnalistik yang informatif sekaligus mampu menginspirasi masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan.
Antusiasme peserta pada IN-Journal Chapter II tercermin dari jumlah karya yang masuk. Sebanyak 53 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara mengirimkan total 65 karya jurnalistik. Para peserta berasal dari Medan, Batu Bara, Kisaran, Toba, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Rantau Prapat, hingga Humbang Hasundutan.
Berbagai karya yang diikutsertakan mengangkat beragam tema konservasi, mulai dari rehabilitasi kawasan Danau Toba, pelestarian mangrove di wilayah pesisir, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga berbagai program pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Seluruh karya dinilai secara independen oleh dewan juri berdasarkan aspek orisinalitas, kedalaman materi, akurasi data, kualitas penulisan, serta kesesuaian dengan tema kompetisi.
Berdasarkan hasil penilaian, Anisa Khairani Siregar dari Desir.id meraih Juara I melalui karya berjudul “Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli”. Juara II diraih Deddi Gunawan Hutajulu dari Dailyklik.id dengan karya “Mangrove Adalah Kehidupan”, sedangkan Juara III diraih Zaim Dzaky Sanjaya dari Mimbar Umum Online melalui karya “Dari Akar Hingga Ombak, Jejak yang Menjaga Kehidupan”.

Sementara itu, Harapan I diberikan kepada Putra Arissandi Sianipar dari Batubarainfo.com melalui karya “Benteng Hijau di Ujung Muara, Saat Mangrove Melindungi Kampung Nelayan dari Ancaman Abrasi”. Harapan II diraih Olo Sirait dari Metro-Online.co melalui karya “PT INALUM Perkuat Program Konservasi”.
Tema konservasi yang diusung dalam kompetisi ini selaras dengan komitmen INALUM dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pelestarian lingkungan, seperti revegetasi wilayah operasi, pemantauan keanekaragaman hayati, konservasi flora dan fauna endemik, pemeliharaan daerah aliran sungai, hingga penanaman pohon di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba.
Sepanjang 2025, INALUM mencatat telah menanam lebih dari 200.000 pohon di sejumlah wilayah sekitar Danau Toba dan Sumatera Utara. Selain itu, perusahaan juga menanam 15.000 bibit mangrove bersama masyarakat di Kabupaten Batu Bara sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Keberhasilan penyelenggaraan IN-Journal Chapter II menjadi dasar bagi INALUM untuk melanjutkan program tersebut melalui IN-Journal Chapter III. Kompetisi berikutnya akan mengangkat tema hilirisasi sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan insan media dalam menghadirkan karya jurnalistik berkualitas sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konservasi, keberlanjutan, dan hilirisasi sebagai bagian dari pembangunan industri nasional. (SH).
Sumber: Corcom PT. Inalum.


