Pelindo Kuala Tanjung Perkuat Ekosistem Logistik Nasional Lewat Implementasi PAB

Kuala Tanjung, Infojurnalis.com – Pelindo Regional 1 Cabang Kuala Tanjung bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kuala Tanjung memperkuat implementasi Pemberitahuan Perdagangan Antarpulau Barang (PAB) sebagai upaya meningkatkan efisiensi layanan logistik nasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui Coaching Clinic Implementasi PAB yang digelar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis (30/7/2026).

Pelindo Kuala Tanjung menggelar kegiatan secara hybrid dengan melibatkan perwakilan instansi pemerintah, pelaku usaha, perusahaan pelayaran, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor logistik. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap implementasi PAB sekaligus penguatan National Logistics Ecosystem (NLE).

Implementasi PAB merupakan tindak lanjut dari program penerapan PAB di 12 pelabuhan tahap IV yang diinisiasi Direktorat Sarana Perdagangan dan Logistik. Program tersebut dirancang untuk mendukung penerbitan akses masuk barang ke area pelabuhan secara terintegrasi, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta menciptakan tata kelola logistik yang lebih transparan dan akuntabel.

Kegiatan dibuka secara daring oleh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik, Sri Sugy Atmanto. Turut memberikan sambutan General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Kuala Tanjung, Indri Gunawan, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut serta Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas III Kuala Tanjung, Joko Hadianto, serta Tenaga Ahli Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Aditya Mardi Saputra yang hadir secara daring.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Kuala Tanjung, Indri Gunawan, menegaskan komitmen Pelindo dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah untuk membangun sistem logistik nasional yang terintegrasi dan memiliki daya saing.

Menurutnya, implementasi PAB diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam proses bisnis kepelabuhanan dan distribusi barang. Selain meningkatkan efisiensi serta transparansi layanan logistik, kebijakan tersebut juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan mendukung kelancaran arus logistik nasional.

Coaching Clinic menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, yakni Penata Kelola Sistem Informasi Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Heri Susanto, Kepala Seksi Operasional Pusat Kontak Layanan Lembaga National Single Window (LNSW) Hari Waskito, serta Senior Officer Arsitektur Enterprise PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Dimas Hariyanto Sudarpi. Kegiatan dipandu oleh Analis Perdagangan Ahli Madya, Bonny Yul Abels.

Materi yang disampaikan mencakup penerapan PAB satu siklus melalui SSm Pengangkut, tata cara pendaftaran akun Indonesia National Single Window (INSW), pelaporan PAB, hingga pemanfaatan Nomor PAB sebagai dasar penerbitan akses masuk ke kawasan Pelindo.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi PAB sehingga penerapannya di lapangan dapat berjalan lebih efektif.

Pelindo Kuala Tanjung menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi ekosistem logistik nasional. Melalui sinergi tersebut, implementasi PAB di Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan mampu memperlancar arus barang, meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (SH).

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news