Sinergi PTPN IV Regional 2 dan Pemkab Sergai Borong Belasan Ribu Alat Panen Buatan Perajin Pandai Besi Lokal Perbaungan

Serdang Bedagai, Infojurnalis.com—Produk lokal buatan industri rumahan kini resmi menjadi pemasok utama kebutuhan alat kerja perkebunan negara. Kepastian ini ditandai dengan acara pengiriman perdana alat-alat kerja hasil produksi Koperasi Produsen Melati Jaya Steel yang dilepas langsung oleh Region Head PTPN IV Regional 2 Budi Susanto bersama Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya. Agenda peluncuran barang tersebut dipusatkan di area Dusun Rambutan, Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai pada hari Senin, 22 Juni 2026.

Sinergi PTPN IV Regional 2 bersama jajaran pemerintah daerah ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen perusahaan dan dinas terkait. Di lokasi acara terlihat hadir GM Manajer Unit Group Raja Suandi Dayan Purba, Manajer Kebun Adolina Dennis Nichova, Kasubag TJSL Afni Ria Safitri, serta Kabag Kesekretariatan dan Hukum. Hadir pula Kepala Dinas Perindag Roy CPS Pane, Kadis Ketenagakerjaan dan Koperasi Sofyan Suri, Camat Perbaungan Elmiati, serta Ketua Koperasi Wagino.

regi

Budi Susanto selaku pimpinan wilayah PTPN IV Regional 2 menjelaskan bahwa keterlibatan perusahaan BUMN ini merupakan mandat negara untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan di sekitar wilayah perkebunan. Pihak perusahaan membutuhkan pasokan alat panen kelapa sawit seperti dodos, gancu, tojok, kapak, serta egrek dalam jumlah besar. Pihak manajemen berkomitmen untuk terus menyokong koperasi ini melalui kucuran modal usaha, bantuan alat produksi modern, pelatihan teknis, pemenuhan sertifikasi standar, hingga jaminan penyerapan pasar agar produk lokal ini mampu bersaing di level internasional.

Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menyambut baik langkah nyata dari perusahaan perkebunan milik negara tersebut yang bersedia merangkul potensi pemuda di pedesaan. Bupati mengingatkan kepada para perajin besi agar tidak terlena dengan bantuan yang datang dan harus konsisten menjaga ketajaman serta ketahanan mutu produk. Mengingat Sergai merupakan daerah yang didominasi sektor agraris, pasar untuk alat-alat pertanian ini dinilai sangat luas dan berpotensi besar untuk menguasai pasar lokal terlebih dahulu.

regi

Kepala Dinas Perindag Sergai Roy CPS Pane ikut menambahkan bahwa kelompok usaha ini pada mulanya merupakan para perajin pandai besi tradisional yang terpecah-pecah. Melalui Keputusan Bupati pada tahun 2025, Desa Melati 2 akhirnya resmi ditunjuk sebagai kawasan Sentra IKM Pandai Besi. Pemerintah daerah telah memberikan dukungan legalitas berupa penerbitan Nomor Induk Berusaha dan hak paten merek, serta sedang mengurus Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri di kementerian. Pada tahun 2026 ini, fokus pembinaan diarahkan pada pengurusan sertifikat Standar Nasional Indonesia serta digitalisasi pemasaran online.

Pada pengiriman tahap awal ini, sebanyak 11.453 unit alat kerja yang meliputi egrek, dodos, tojok, kampak, dan gancu resmi dikirimkan ke gudang logistik PTPN IV Regional 2. Ketua Koperasi Wagino menyatakan rasa harunya karena perhatian pemerintah dan BUMN ini telah menyelamatkan nasib para perajin tradisional yang sebelumnya hampir bangkrut akibat serbuan barang impor dan pabrikan besar. Melalui program studi banding ke Riau yang dibiayai oleh perusahaan pembina, para perajin kini sukses mendirikan badan hukum koperasi yang mandiri dan berhasil menaikkan kelas usaha mereka. (Rasum).

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news