Batu Bara, Infojurnalis.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar kegiatan coffee morning bersama insan pers di Kabupaten Batu Bara, Selasa pagi (19/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Labuhan Ruku itu menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi terbuka antara pihak lapas dan awak media.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Coffee morning tersebut diisi dengan diskusi santai, berbagi gagasan, hingga penguatan sinergi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mempererat hubungan baik dengan wartawan di Kabupaten Batu Bara, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi terkait berbagai kegiatan di lingkungan lapas.
Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai mitra penyampai informasi kepada masyarakat. Karena itu, pihak lapas ingin membangun komunikasi yang terbuka dan saling mendukung.
“Melalui pertemuan santai ini kami ingin menjalin silaturahmi, berbagi gagasan, serta membangun komunikasi yang terbuka. Kehadiran rekan-rekan media menjadi kehormatan dan kebahagiaan bagi kami,” ujar Hamdi Hasibuan.

Ia juga menegaskan bahwa Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku terbuka terhadap kritik, saran, maupun masukan yang membangun demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Forum Wartawan Hukum Tindak Pidana Korupsi, Alaiaro Nduru. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Alaiaro Nduru juga mengingatkan bahwa kebebasan pers telah dijamin oleh undang-undang, namun tetap harus berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaan.
“Kebebasan pers dijamin undang-undang, namun harus tetap berlandaskan Kode Etik Jurnalistik sebagai kompas utama dalam bekerja,” tegasnya di hadapan para awak media.
Coffee morning kemudian ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama. Suasana kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara Lapas Labuhan Ruku dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi serta kemajuan daerah. (MS).


