Deli Serdang, infojurnalis.com — KTP Deli Serdang menjadi sorotan setelah keluhan seorang perwira polisi, AKP Nanang Kusumo, viral karena mengaku kesulitan mencetak KTP elektronik. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang memberikan klarifikasi resmi.
KTP Deli Serdang dipastikan dilayani sesuai prosedur. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Deli Serdang, Christina Helen Siagian, menegaskan seluruh pelayanan administrasi kependudukan berjalan berdasarkan antrean yang berlaku untuk semua warga tanpa pengecualian.
“Pelayanan dilakukan sesuai antrean. Tidak mungkin ada perlakuan khusus karena banyak masyarakat lain yang juga sedang mengurus dokumen yang sama,” ujar Christina, Senin (30/03/2026).
KTP Deli Serdang kini semakin mudah diakses. Christina menjelaskan, pemohon saat itu telah diarahkan ke Kantor Camat Tanjung Morawa karena layanan pencetakan KTP sudah didistribusikan ke tingkat kecamatan guna mempercepat pelayanan.
Ia menegaskan prinsip keadilan menjadi prioritas utama. Jika ada pemohon yang didahulukan, hal itu berpotensi menimbulkan protes dari masyarakat lain yang telah menunggu giliran.
Selain di kantor Disdukcapil, layanan kependudukan juga tersedia di kantor camat serta Mal Pelayanan Publik (MPP). Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses dan mengurangi penumpukan antrean.
Sementara itu, Camat Tanjung Morawa, Gontar Panjaitan, memastikan proses pencetakan KTP berjalan cepat. Ia menyebutkan bahwa sesuai aturan, waktu penyelesaian maksimal lima hari, namun dalam kasus tersebut KTP dapat selesai hanya dalam beberapa jam.
Meski demikian, ia mengakui sempat terjadi kendala berupa pemadaman listrik yang membuat antrean menumpuk. Saat ini, kantor camat belum memiliki genset sebagai cadangan listrik.
KTP Deli Serdang juga menghadapi tingginya jumlah pemohon. Kantor Camat Tanjung Morawa tidak hanya melayani warga setempat, tetapi juga masyarakat dari kecamatan lain seperti STM Hilir, Patumbak, Deli Tua, Biru-Biru, Namorambe, hingga Batang Kuis.
Ke depan, Pemkab Deli Serdang berencana menambah anggaran untuk meningkatkan fasilitas pelayanan, termasuk pengadaan genset agar kendala serupa tidak terulang. (Febi).


