Kapolres Simalungun Warning Keras: Wisatawan Naik 40 Persen, Pelampung Wajib Dicek Ketat di Pelabuhan Atsari

Simalungun, infojurnalis.com – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang melakukan pengecekan langsung di Pelabuhan Kapal Atsari, Parapat, di tengah lonjakan wisatawan yang mencapai 40 persen. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang di kawasan perairan Danau Toba, Jumat (19/03/2026).

Kapolres Simalungun menegaskan bahwa peningkatan jumlah wisatawan harus diimbangi dengan pengawasan ketat, terutama terhadap alat keselamatan seperti life jacket dan life buoy. Kedua perlengkapan ini dinilai krusial untuk mencegah risiko kecelakaan di atas kapal.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, pengecekan dilakukan sejak pukul 12.00 WIB hingga selesai. Fokus utama adalah memastikan seluruh proses penyeberangan berjalan aman di tengah meningkatnya aktivitas wisata.

Kapolres memberikan instruksi tegas kepada petugas pelabuhan agar memastikan seluruh jaket pelampung dan pelampung lingkaran dalam kondisi layak pakai. Ia menekankan tidak boleh ada alat keselamatan yang rusak, sobek, atau bocor.

Menurut Kapolres, life jacket dan life buoy merupakan perlengkapan utama yang berfungsi menyelamatkan penumpang dalam kondisi darurat. Karena itu, pengecekan rutin wajib dilakukan tanpa kompromi.

Kapolres juga mengingatkan bahaya overload atau muatan berlebih pada kapal. Ia menegaskan kapal tidak boleh mengangkut penumpang maupun kendaraan melebihi kapasitas karena berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan, terutama saat cuaca buruk.

Kapolres

Selain itu, Kapolres mengimbau seluruh petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama penyeberangan dari Parapat menuju Samosir maupun sebaliknya. Ia juga memastikan layanan penyeberangan tersedia setiap jam agar mobilitas masyarakat tetap lancar.

Dalam kunjungannya, Kapolres turut berdialog langsung dengan petugas loket dan wisatawan. Ia memastikan masyarakat memahami prosedur keselamatan sebelum menaiki kapal.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 jika menemukan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan ini tersedia selama 24 jam.

Pengecekan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Simalungun.

Pelabuhan Atsari sendiri merupakan salah satu titik penting penyeberangan di kawasan Parapat yang melayani wisatawan domestik maupun mancanegara menuju berbagai destinasi di Danau Toba.

Meski terjadi lonjakan wisatawan hingga 40 persen, situasi di Pelabuhan Atsari dilaporkan tetap aman dan kondusif. Aktivitas penyeberangan berjalan lancar dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisian dan petugas pelabuhan. (MS).

Sumber: Humas Polres Simalungun

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news