Tebing Tinggi, Infojurnalis.com – Pemko Tebing Tinggi terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting dengan meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui Pelatihan Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal. Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Rabu (29/07/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pemenuhan gizi bagi balita dan ibu hamil, khususnya yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kader Posyandu dibekali kemampuan mengolah PMT berbahan pangan lokal agar dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara lebih tepat.
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, pemanfaatan potensi pangan lokal menjadi salah satu solusi untuk mendukung pemenuhan gizi balita maupun ibu hamil.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan kader Posyandu dalam mengolah makanan bergizi berbahan pangan lokal sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Program PMT lokal tersebut didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan menerapkan pendekatan home visit atau kunjungan langsung ke rumah warga. Melalui metode ini, kondisi penerima manfaat dapat diketahui secara langsung sehingga intervensi gizi dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Wali Kota menjelaskan, pendekatan home visit diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program penurunan stunting. Menurutnya, target penurunan stunting bukan sekadar pencapaian angka, tetapi merupakan langkah nyata untuk menjaga masa depan anak-anak di Kota Tebing Tinggi.
Selain memperkuat kualitas layanan gizi, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam menyajikan PMT yang sehat, bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan sasaran.
Pemko Tebing Tinggi juga kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat penurunan stunting. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, aparat kewilayahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, unggul, dan berdaya saing.
Pelatihan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan dr. Fitri Sari Saragih, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto, Lurah Mekar Sentosa Ahmad Fauzi, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.


