Stunting Jadi Prioritas, Babinsa Kawal Rakor Rumah Desa Sehat di Laras Dua

Simalungun, Infojurnalis.com — Penanganan stunting menjadi salah satu perhatian utama dalam Rapat Koordinasi Rumah Desa Sehat (RDS) di Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (12/08/2026).

Rakor yang berlangsung di Balai Harungguan Nagori Laras Dua itu membahas berbagai persoalan kesehatan masyarakat sekaligus menyusun langkah bersama agar pembangunan desa dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

Babinsa Koramil 08/Bangun Kodim 0207/Simalungun, Sertu T. Sitorus, turut menghadiri kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat.

Sejumlah pihak hadir dalam rakor tersebut, di antaranya Staf Ahli Gizi Puskesmas Batu VI Gretha Gultom, Pendamping Desa Diana Marpaung, Sekretaris Desa Laras Dua Ganda Manik, Ketua Maujana Nagori Laras Dua Juniar Sinabariba, kader Posyandu, kader KB, Kader Pembangunan Manusia (KPM), LPM, para Gamot Huta I-VI, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan, paparan pendamping desa, serta sesi tanya jawab.

Dalam pembahasan bidang kesehatan, peserta menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader dan perbaikan kualitas pelayanan Posyandu. Pelayanan keluarga berencana (KB) dan pendampingan terhadap ibu hamil juga menjadi bagian dari pembahasan.

Penanganan stunting turut menjadi perhatian utama. Pembahasan tersebut menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat nagori.

Sertu T. Sitorus mendorong agar hasil rapat tidak berhenti pada pembahasan. Setiap kesepakatan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pembangunan desa juga menjadi bagian penting dalam rapat. Program yang dijalankan dengan menggunakan dana desa diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

Penggunaan anggaran desa juga ditekankan agar dilakukan secara transparan, dapat diketahui publik, dan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui koordinasi Rumah Desa Sehat, pemerintah nagori, tenaga kesehatan, kader, serta unsur masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan warga Laras Dua.

Kehadiran Babinsa dalam forum tersebut turut memperkuat sinergi lintas sektor agar hasil koordinasi dapat diterapkan dalam program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. (Ramlan Purba).

Sumber: Penerangan Kodim 0207 Simalungun.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news