Kalimantan Barat — Sekolah Rakyat Singkawang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, turun langsung meninjau progres pembangunannya di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (02/03/2026).
Sekolah Rakyat Singkawang merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program ini juga menjadi implementasi Asta Cita Presiden dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Dalam peninjauan tersebut, AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda. Ia menyebut, pendidikan gratis dan berkualitas menjadi kunci membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu.
Di Provinsi Kalimantan Barat, terdapat tiga proyek pembangunan Sekolah Rakyat. Satu berlokasi di Kota Pontianak, satu milik Pemerintah Kota Singkawang yang menjadi lokasi peninjauan, serta satu lagi milik Pemerintah Provinsi yang juga dibangun di Singkawang.
Kompleks Sekolah Rakyat di Singkawang dirancang sebagai kawasan pendidikan terintegrasi berbasis asrama. Sistem ini mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu area. Konsep tersebut memungkinkan siswa mendapatkan pembinaan akademik dan karakter secara menyeluruh.

Fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, laboratorium, gedung serbaguna, serta sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan jogging track. Seluruh fasilitas dirancang untuk menunjang proses belajar mengajar secara optimal.
Sekolah ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.200 siswa. Selain tenaga pengajar, kompleks ini juga akan dilengkapi wali asuh dan perangkat pendidikan lainnya untuk mendukung sistem pendidikan berasrama.
Peninjauan dilakukan di kawasan Pangmilang, Kota Singkawang. Turut hadir Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Jonny Zainuri Echsan, perwakilan PT Wijaya Karya (WIKA), serta Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
AHY juga didampingi Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra, Irjen Pol. Arif Rachman, serta Tenaga Ahli Yudhi Prasetyo.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan memberi dampak langsung dan positif bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera yang membutuhkan akses pendidikan gratis dan berkualitas. (Red/Rel).
Sumber: Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.


